by

Agenda Pariwisata Akhir Tahun Tengah Disiapkan

Batam (netrakepri.com) – Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Kota Batam, menyiapkan berbagai agenda pariwisata dan budaya menyambut akhir 2018 dengan tujuan menggaet kunjungan wisatawan mancanegara.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, Pemko Batam akan menggelar Kenduri Seni Melayu (KSM) awal November, lalu Kenduri Akhir Tahun saat malam pergantian, Festival Tari Agogo, tari 60-an yang khas dari Melayu serumpun.

“Kementerian Pariwisata mengadakan beberapa `event cross border` di akhir tahun nanti. Seperti di awal Desember akan diadakan konser musik. Lalu pertemuan Marga Huang juga digelar di Batam. Dan akan ada turnamen Pinky Golf,” kata Ardi.

Selain pemerintah, pihak swasta dan masyarakat juga menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk menarik kunjungan pelancong dalam dan luar negeri.

Ardi mengungkapkan, pada Desember 2018, Keluarga Hindu India di Batam merancang kegiatan Heaven in Batam dan Sri Lalitha Festival and Awards.

Acara itu diisi berbagai pertunjukan budaya, serta lomba olahraga khas, seperti kompetisi tarian tradisional India, turnamen kriket, badminton, dan golf.

“Kegiatan ini diperkirakan akan mendatangkan wisman khususnya dari India,” ucapnya seperti dilansir antarakepri.com, Rabu (17/10).

Dengan banyaknya agenda pariwisata di akhir tahun, Ardi optimistis Batam mampu mendatangkan 2 juta wisman sepanjang 2018.

UMKM Dukung Pariwisata

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikut mendukung industri pariwisata yang tengah dikembangkan pemerintah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pelancong dalam dan luar negeri.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, berbagai usaha yang bisa dikembangkan antara lain di bidang kuliner dan oleh-oleh kerajinan tangan.

“Kalau wisman sudah datang, bisa jadi pasar bagi produk UKM setempat,” kata Rudi seperti dilansir antarakepri.com, Rabu (17/10).

Namun, Wali Kota mengingatkan pentingnya standar dan pengemasan yang menarik dari berbagai produk yang ditawarkan.

Ia mengajak pelaku UKM leboh kreatif dalam kreasi produknya, agar diterima dan menjadi incaran dari wisman dan wisatawan domestik yang datang.

“Kalau kemasan bagus, isi dalam bagus, berulangkali orang beli,” kata dia. Maka harus kreatif, supaya mereka mau datang lagi dan tinggal lebih lama,” kata Rudi.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong pelaku UKM agar bisa dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat. Karena menurut dia, UKM adalah penyelamat ekonomi di kota setempat.

“Karena UKM lebih tahan. Kalau perusahaan besar masalahnya banyak sekali. Suatu daerah kalau mau maju lebih cepat, maka `entrepreneur` harus lebih banyak,” kata dia. (ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed