by

Batam International Culture Carnival Kembali Digelar

Batam (netrakepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menggelar festival budaya berskala internasional yang bertajuk Batam International Culture Carnival (BICC) 2018. Iven ini kerjasama antara BP Batam dengan AKARI Kepri melibatkan lebih dari 500 talent parade budaya dan komunitas. Iven ini akan digelar pada, Minggu (9/12) berpusat di Jalan Imam Bonjol, Nagoya, Batam, Kepri.

“Akan ada dua kegiatan besar, pertama Kampung Bule Funtastic Night pada Sabtu malam jam delapan di Kampung Bule. Kedua Minggu paginya akan ada parade seni budaya dan dilanjutkan parade carnaval di sepanjang jalan Imam Bonjol, Nagoya hingga finish di citywalk,” kata Direktur Promosi dan Humas Budi Santoso, Kamis (6/12) sore.

Tarian nusantara juga akan ditampilkan dalam parade festival budaya ini diantaranya Tari Persembahan, Rentak Melayu, Tari Piring, Turonggo Putra Mataram, Nias, Tari Dayak, Tari Gondang 9 Tapanuli Utara, Barong Mustiko Joyo, Topeng Ireng Magelang, Reog Ponorogo, Barongsai, karya anak muda, dan lainnya.

Sebanyak lebih dari 500 talent kostum akan diperagakan dalam parade yang terdiri dari Jember Fashion Carnival, Solo Batik Carnival, Busana Wayang, Poso, Bali, Busana Suku Laut, Agro Culture, Busana Reycle, Universal Costume.

“Minggu pagi ada festival budaya, sekitar jam satu siang akan kita mulai parade carnaval, yang sudah ada didaftar kami saat ini melibatkan 380 talent dari Internasional, Kepri serta beberapa kota di Indonesia terutama Jember Fashion Carnival setelahnya akan diikuti lebih dari 500 talent culture carnival dari berbagai budaya nusantara,” jelas Direktur Pemanfaatan Aset Dendi Gustinandar menambahkan.

Lebih lanjut ia mengatakan akan ada wisatawan mancanegara yang ikut hadir untuk melihat iven ini. Ia pun mengimbau kepada masyarakat Kota Batam dapat hadir meramaikan dan melihat iven yang digelar satu kali setahun ini.

“Iven ini menjadi 100 event yang masuk dalam kalender wisata di Kementerian Pariwisata, silahkan nikmati, ada kuliner dan tentu parade seni budaya,” ujar Dendi. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed