BP BBK dan Tanjungpinang Promosi Investasi di Hongkong

BP BBK dan Tanjungpinang Promosi Investasi di Hongkong

(netrakepri) – Badan Pengusahaan (BP) Batam, Bintan, dan Karimun, serta Tanjungpinang melakukan promosi investasi di Hongkong.

Direktur Promosi Investasi dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Andi Antono, mengatakan, acara yang berlangsung di Regal Hotel, Hongkong, pada, Selasa (28/11/2017) itu dibuka oleh KJRI Hongkong dengan keynote speak dari Kemenko Perekonomian dilanjutkan paparan dari perwakilan pengelola kawasan bebas Batam, Bintan, dan Karimun, serta Tanjungpinang.

“Semua menunjukan rasa optimis, jika kawasan industri yang ada di Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang, akan menarik minat kalangan investor dari Hongkong,” ucap Andi.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pengusahaan Karimun, H. Cendra, mengatakan, kawasan Karimun masih terbuka luas untuk kalangan investor. “Baik investasi di daratan maupun di daerah perairan Karimun. Di darat kita masih punya ribuan hektar lahan. Begitu pula untuk di perairan,” ucap Cendra.

Tjaw Hioeng, General Affair, Batamindo Industrial Park, yang juga ikut dalam rombongan tersebut mengatakan, occupancy di kawasan industri Batamindo Industrial Park saat ini sekitar 82 persen.

“Ada sisa 17 persen. Ini sudah ada gedungnya. Kawasan ini sangat potensial dijadikan tempat investasi. Sebab, hampir seluruh sarana ada. Ini karena kawasan industri Batamindo Industrial Park merupakan kawasan industri pertama, terbesar, dan terlengkap di Batam,” jelas Tjaw.

Tjaw yang juga Vice Coordinator to Kepri Himpunan Kawasan Industri (HKI), mengatakan, di Batam ada sekitar 29 kawasan industri.

“Kawasan industri ini kita promosikan dengan harapan para investor mau berinvestasi di kawasan industri yang ada di Bintan, Karimun, Tanjungpinang, dan khususnya di Batam.”

Selain itu, Tulus Hutagalung, Asst. to Deputy Minister fot Multimodal Transport System, mengatakan, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan ditujukan untuk membuat iklim investasi menjadi baik.

“Dengan adanya promosi investasi ini, diharapkan akan banyak investor yang menanamkan modalnya di BBK dan Tanjungpinang, terutama di sektor pariwisata dan infrastruktur,” ujar Tulus.

Dalam kesempatan yang sama, Michael Goutama, Chairman Kadin Indonesia to Singapore yang menjadi moderator dalam acara tersebut, menyampaikan, melihat paparan yang disampaikan oleh masing-masing pengelola kawasan bebas di Kepri, banyak calon investor yang menyatakan minat untuk investasi di Batam, Karimun, Bintan, dan Tanjungpinang.

“Rata-rata kalangan investor di Hongkong sudah paham jika iklim investasi di BBK dan Tanjungpinang sudah makin baik. Keunggulan inilah yang kita harap bisa menggoda mereka untuk investasi di empat wilayah tersebut. Dengan masuknya mereka ke Batam, Karimun, Bintan, dan Tanjungpinang, akan membuka banyak lapangan kerja. Dengan begitu, ekonomi di wilayah itu dan Kepri umumnya bisa makin maju dan berkembang, serta target pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri sebesar 7 persen bisa tercapai,” pungkas Michael Goutama. (r)

Most view article

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply