by

Gerakan Literasi Dilakukan di SMP Maitreyawira Batam

Batam (netrakepri.com) – Kepala Sekolah SMP Maitreyawira Batam, Suyarti Dewi Sastika, mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menggalakan gerakan literasi pada murid-murid di sekolah menengah tersebut.

“Gerakan literasi ini kami wujudkan dalam bentuk menyediakan buku-buku di seluruh lokal. Masing-masing siswa diminta untuk membaca satu buku. Usai dibaca, kita akan tanya apa isi buku tersebut, dan apa pengetahuan lain yang diperolehnya setelah membaca buku itu,” ucap Suyarti saat berbincang dengan netrakepri.com, Kamis (6/9/2018).

Dia mengatakan, program literasi yang dicanangkan pemerintah ini dinilai sangat baik untuk siswa. “Kita tahu, ada kelemahan pada siswa kita yakni membaca. Padahal, membaca bisa menambah ilmu, pengetahuan, dan dapat meningkatkan pola berpikirnya. Kita ingin kelemahan ini kita perbaiki. Caranya, gerakan literasi ini kita biasakan di SMP Maitreyawira Batam,” ucap Suyarti lagi.

“Sekarang kami sedang masuk tahap pembiasaan untuk membaca, lalu baru masuk tahap gemar membaca,” tambahnya lagi.

Suyarti mengungkapkan, dalam meningkatkan kualitas murid di sekolah yang berada di bawah naungan yayasan Maitreyawira Batam itu, tidak melulu mengejar potensi akademi saja, namun juga etika.

“Kami ingin dua komponen ini ada dalam diri setiap siswa. Selain pintar secara akademi, siswa juga harus mempunyai etika. Ini juga sebagai benteng yang harus dimiliki setiap siswa,” jelasnya lagi.

Dilanjutkan Suyarti, lingkungan secara langsung sangat mempengaruhi jiwa siswa. “Untuk menangkal dampak negatif dan jangan sampai terkontaminasi dengan prilaku yang tidak baik, makanya, etika menjadi perhatian serius kami. Kami ingin anak-anak disini benar-benar menguasai dua komponen tersebut,” paparnya lagi.

Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di SMP Maitreyawira Batam, tambah Suyarti, ada 21 kelas ekskul yang disediakan. “Ada catur, basket, komputer, futsal, desain grafis, dan lainnya. Tiap anak hanya diminta untuk memilih satu ekstra kurikuler agar bisa fokus,” terangnya lagi.

Kelas ini, tambah Suryati, bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bakat masing-masing siswa.

“Saat ini jumlah siswa di SMP Maitreyawira Batam sebanyak 708 siswa dengan 38 guru. Anak-anak inilah yang kita harapkan menjadi generasi penerus bangsa di masa depan,” pungkas Suyarti. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed