Januari – November 2017, 1,8 Juta Wisman Kunjungi Kepri

Januari – November 2017, 1,8 Juta Wisman Kunjungi Kepri
Wisatawan di Batam (net)

(netrakepri.com) – Badan Pusat Statisik (BPS) Kepri mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada November 2017 mencapai 168.113 orang, naik 3,92 persen dibandingkan dengan kondisi satu bulan sebelumnya.

“Jumlah wisman pada Oktober 2017 sebanyak 161.770 kunjungan. Jika dibandingkan dengan November 2016, kunjungan wisman November 2017 mengalami kenaikan sebesar 18,35 persen,” kata Kepala BPS Kepri, Panasunan Siregar, Selasa (2/1/2018).

Jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri pada Januari-November 2017, lanjutnya, mencapai 1.815.978 orang. Jumlah wisman tahun 2017 tersebut naik 6,29 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.708.500 orang.

Ia mengatakan wisman yang berkunjung ke Kepri pada Januari -November 2017 didominasi oleh wisatawan Singapura, sama seperti pada bulan sebelumnya. Jumlah wisatawan asal Singapura yang berkunjung ke Kepri mencapai 49,91 persen dari total jumlah wisman pada Januari-November 2017.

Panusunan seperti dilansir antarakepri.com, Rabu (3/1/2018), mengemukakan, wisman yang berkunjung ke Kepri melalui pintu masuk di Batam paling banyak atau menempati urutan pertama. Wisman yang berkunjung ke Kepri melalui pelabuhan di Bintan dan Karimun juga cukup banyak.

Sementara tingkat hunian kamar hotel berbintang di Kepri pada November 2017 mencapai rata -rata 58,35 persen atau naik 4,85 poin dibandingkan dengan Oktober 2017 sebesar 53,50 persen.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Kepri pada November 2017 adalah 1,91 hari, atau turun 0,26 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Oktober 2017,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan BPS dan Bank Indonesia (BI) untuk memantau belanja wisatawan mancanegara yang berkunjung ke wilayah itu.

“Tahun 2018 kami akan membangun kerja sama dengan BPS dan BI untuk menganalisis belanja wisman yang berkunjung ke Kepri. Ini penting sebagai bahan evaluasi,” katanya.

Selama ini, kata dia, BPS menyajikan data berupa jumlah wisman yang berkunjung melalui pintu masuk di Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang. Selain itu, BPS juga mencatat lama menginap wisman di hotel.

Setelah dianalisis, pemerintah daerah juga membutuhkan informasi dari pihak yang berwenang terkait efek positif dari kunjungan wisman. Wisman yang berkunjung ke Kepri pasti berbelanja.

Namun, sampai sekarang belum diketahui berapa rata-rata setiap wisman berbelanja di Kepri. Pemerintah daerah dan warga sekitar kawasan wisata harus mengetahui selera wisman, selain menikmati kuliner asal Kepri. (ant)

Most view article

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply