Kebutuhan Hewan Kurban Batam Capai 2.000 ekor

Kebutuhan Hewan Kurban Batam Capai 2.000 ekor
(net)

Batam (netrakepri.com) – Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam memprediksi, kebutuhan hewan kurban masyarakat Batam mencapai 1.500 hingga 2.000 ekor sapi dan kambing.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis, menyatakan hewan kurban biasanya didatangkan dari Pulau Sumatera, Pulau Jawa dan Pulau Bali.

“Sekarang ada kurang lebih 20 pengusaha yang biasa memasok kebutuhan hewan kurban,” kata dia.

Ia memastikan Pemko Batam akan mengecek kesehatan seluruh hewan sebelum ibadah kurban dilakukan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Pengecekan kesehatan akan dilakukan sekitar satu bulan sebelum Hari Raya Idul Adha. Pemeriksaan dilakukan di penampungan-penampungan hewan yang dijajakan pedagang.

“Hewan yang sehat dan lolos pengecekan akan diberi label kesehatan DKP,” katanya seperti dilansir antarakepri.com, Rabu (4/7/2018).

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan secara umum, hewan dinyatakan sehat bila bola mata terlihat berbinar dan cuping hidung atau moncong basah.

Ia meminta masyarakat lebih jeli dalam membeli hewan kurban, jangan sampai mendapatkan sapi, kerbau atau sapi yang sakit dan tidak laik.

“Nanti lihat saja label yang sudah terpasang. Itu menandakan hewan sudah kami cek kesehatannya dan layak dikonsumsi,” kata Mardanis.

Kepala Dinas juga meminta penjual untuk lebih tertib menjajakan dagangannya. Jangan menggunakan bahu hingga badan jalan. Pemko Batam akan menindak tegas pedagang hewan kurban yang berjualan di luar lokasi yang telah ditentukan.

“Kami akan membentuk tim untuk memastikan semua mematuhi,” ucapnya. (ant)

Most view article

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply