by

Kemenag Kepri Selenggarakan ‘Jamarah’

Batam (netrakepri.com) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepri menyelenggarakan Jamarah atau Jagong Masalah Haji dan Umroh di Aula Pusat Informasi Haji (PIH), Batam Centre, Kamis (13/12). Kepala Kanwil Kemenag Kepri H. Mukhlisuddin tampil sebagai narasumber bersama Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kepri, H. Subadi, Kasi Pendaftaran, Dokumen dan SIH, H. Alikek, serta Direktur Operasional Zulindo, Agus Cik, Lc.

Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 200-an peserta se-Kepri itu, Kakanwil Kemenag Kepri, H. Mukhlisuddin, mengutarakan, Jamarah ditujukan untuk duduk bersama seluruh stakeholders penyelenggaraan ibadah haji dan umroh guna mencari solusi terhadap masalah haji sekaligus mengenalkan berbagai regulasi dan kebijakan baru tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umroh kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk menjaga silaturahim.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk berdiskusi dalam mencari solusi terhadap masalah yang ada. Jamarah ini merupakan bagian dari program nasional. Tujuannya mengajak pihak-pihak terkait dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah untuk bersama-sama meningkatkan sistem pelayanan ibadah haji dan umrah di Batam,” katanya.

Dia mengungkapkan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama akan selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Pemerintah, lanjutnya, akan melakukan inovasi dalam berbagai tahapan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari sistem pendaftaran, pelaksanaannya, sampai proses pemberangkatan ke tanah suci serta proses kembali ke tanah air. Tahapan-tahapan itu semua diatur oleh pemerintah.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kepri, H. Subadi mengatakan, sekarang ini masa tunggu (waiting list) untuk melaksanakan Rukun Islam yang kelima di Kepri selama 14 tahun. Hal itu dikarenakan terbatasnya kuota pemberangkatan. Untuk itu pihaknya sedang mengajukan tambahan kuota pemberangkatan jamaah haji tahun depan.

“Sampai sekarang, sekitar 18.887 orang di Kepri yang sudah masuk dalam daftar tunggu keberangkatan. Sedangkan untuk jumlah daftar tunggu secara nasional mencapai 3.9 juta calon jamaah haji. Kami lagi mengupayakan ke pusat agar kuota di Kepri bisa di tambah,” ucapnya.

Dalam kegiatan itu, para peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya kepada narasumber terkait masalah haji dan umroh. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed