Kepala BP Batam Melakukan Kunjungan Ke Gubernur Kepri

Kepala BP Batam Melakukan Kunjungan Ke Gubernur Kepri
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo berjabat tangan dengan Gubenur Kepri, Nurdin Basirun saat pertukaran cinderamata. (istimewa)

Batam (netrakepri.com) – Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo beserta jajaran melakukan kunjungan kerja kepada Gubernur Provinsi Kepri, di Dompak, Tanjungpinang pada, Senin (20/11/2017).

Dalam kunjungan itu, Lukita melaporkan program kerja BP Batam untuk dapat mengembalikan percepatan pertumbuhan ekonomi Kepri khususnya Batam sesuai visi dan misi BP Batam saat ini yaitu Batam bersama maju dalam dua tahun tumbuh 7 persen.

Pada kesempatan itu, dijelaskan program quick win 100 hari kerja BP Batam, diantaranya, revisi perka lahan, Uang Wajib Tahun Otorita (UWTO) dan pelabuhan. Lalu, pencabutan lahan, percepatan pelayanan usaha dan peluncuran mall pelayanan publik; pengalihan aset; peningkatan komunikasi dengan pemangku kepentingan; peluncuran masterplan BP Batam; solusi Sei Gong, tumpang tindih lahan, dan kampung tua; serta pelaksanaan tiga event bertaraf Internasional yaitu Barelang Bridge Marathon, Batam South East Asia Fashion and Culture Carnaval, dan Batam Badminton Open Championship.

“Selain bersilaturahmi, kita juga memberikan gambaran apa-apa yang akan dilakukan BP Batam dalam seratus hari kedepan seperti revisi Perka, perizinan pelayanan publik, pariwisata dan solusi terhadap persoalan Batam sehingga pak Gubernur memahami apa dan langkah yang dilakukan BP Batam,” ucap Lukita, seperti rilis yang diterima netrakepri.com, Selasa (21/11/2017).

Selain memaparkan program kerja, Lukita dan jajaran juga mendapat masukan dan arahan dari Gubernur, diantaranya, terkait pentingnya membangun komunikasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan secara komprehensif sesuai amanah yang diberikan pemerintah pusat. Kedua, sinergitas diantara pemerintah daerah dan BP Batam. Ketiga, berkontribusi dalam pembangunan Kepri secara keseluruhan melalui sinergitas antara Kabupaten/Kota di Kepri.

“Pak Gubernur berpesan untuk senantiasa melakukan komunikasi, koordinasi dan sinergi dengan stakeholder di Batam. Kemudian BP Batam dan Pemko harus bekerjasama dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan di Kepri secara keseluruhan,” ucapnya lagi.

“Untuk itu, harus dibangun sinergi rencana-rencana pembangunan di Batam dengan Kabupaten/kota di Kepri. Kami merasa ini sangat penting karena kita percaya, Batam tidak bisa tumbuh sendiri dan butuh dukungan dari Pemerintah Provinsi dan kota lainnya,” lanjut Lukita menambahkan.

Ia menggambarkan usulan pembangunan Jembatan Batam-Bintan oleh Pemerintah Provinsi adalah salah satu contoh konkret pembangunan yang dapat menggerakkan ekonomi Batam dan Kepri umumnya.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, meminta agar program kerja BP Batam agar segera direalisasikan. Ia menekankan bahwa, keberhasilan suatu daerah adalah dengan membangun komunikasi dan bersinergi hingga kepada lapisan masyarakat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebagai upaya peningkatan investasi.

“Keberhasilan berawal dari komunikasi dengan tidak selalu mengedapakan ego masing-masing sehingga dapat memberikan kepercayaan bahwa pemerintah itu satu dalam membangun Kepri,” ucapnya.

Nurdin berharap agar pimpinan dan jajaran BP Batam saat ini terus melakukan hal-hal positif dan berbaur tidak hanya pada pemerintahan melainkan masyarakat.

“Pimpinan BP Batam dan jajaran yang kini sudah mengikuti acara masyarakat, melakukan kegiatan sosial, komunikasi bukan hanya pemerintah tapi juga dengan masyarakat,” ujarnya.

Nurdin menambahkan, potensi yang dimiliki Batam dan Kepri sangat banyak, tidak hanya sektor industri, tapi juga pariwisata. Menurutnya, program BP Batam yang memacu sektor pariwisata dinilai tepat dan menjadi pilihan dalam memberikan kontribusi pada peningkatan ekonomi.

“Nanti ada lomba Marathon Barelang Bridge Marathon 2017, mari kita ikut ramai-ramai. Disamping industri, Batam dan Kepri juga memiliki potensi pariwisata. Ini langkah awal yang baik dari BP Batam,” ujar Nurdin lagi.

Selain bertatap muka dengan Gubernur Kepri, Lukita dan jajaran juga berkesempatan bertemu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Yunan Harjaka. Yunan menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, ada persoalan yang menjadi perhatian pihaknya kepada BP Batam untuk segera diselesaikan, yakni pembangunan Waduk Sei Gong dan status lahan Baloi Kolam.

Lukita menyampaikan kunjungannya ke Kajati Kepri adalah bentuk permohonan dukungan dan upaya kerjasama kepada Kajati dalam hal bimbingan mengatasi persoalan yang berkaitan dengan aspek hukum. (r)

Most view article

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply