by

Museum Linggam Cahaya Jadi Wisata Edukasi

Lingga (netrakepri.com) – Museum Linggam Cahaya di kawasan Istana Damnah Kabupaten Lingga, menjadi obyek wisata edukasi di Kabupaten Lingga dengan pengunjung terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Peningkatan jumlah pengunjung ke museum itu tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam membenahi dan mempromosikan obyek wisata di Lingga, termasuk mengimbau setiap sekolah untuk berkunjung ke museum yang menyimpan sejarah dan budaya Melayu di Bunda Tanah Melayu.

“Jika dibandingkan dengan tahun 2016, pada 2017 lalu ada peningkatan mencapai 47 persen. Pengunjung yang datang ke museum pada 2016 sebanyak 3.757 orang, dan pada 2017 meningkat jadi 6.858 orang,” kata Muhammad Ishak, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga.

Seperti dilansir antarakepri.com, Senin (19/2/2018), Ishak mengatakan, pengunjung terbanyak dari kalangan pelajar yang meningkat sekitar 130 atau 49 persen, kemudian dari kalangan guru dan dosen meningkat 90 atau 24 persen sementara untuk kalangan sekitar umum 82 atau 88 persen. Peningkatan kunjungan dari kalangan pelajar ini didorong dari upaya pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga untuk memanfaatkan museum satu-satunya di Kabupaten Lingga ini sebagai sarana edukasi.

Selain itu beberapa kegiatan yang diselenggarakan di Lingga juga turut menjadikan museum Linggam Cahaya sebagai wisata edukasi sejarah peradaban Melayu di Kabupaten Lingga. Salah satunya adalah kegiatan Tamadun Melayu antarbangsa yang dibuka oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dimana dalam kegiatan tersebut Dinas Kebudayaan menggelar pameran yang melibatkan lembaga, seperti BPCP Batusangkar, Dinas Perpustakaan dan arsip daerah Provinsi Kepri, serta OPD lainnya.

Dilanjutkannya, faktor sarana transportasi kapal Roro yang melayani rute Dabo-Daik juga memiliki peran penting dalam peningkatan pengunjung. Hal ini membuat para pengunjung dari Dabo yang merupakan daerah terpadat di Lingga dapat dengan mudah untuk berkunjung ke Daik dengan biaya yang terjangkau bagi kalangan pelajar. Selain itu, jalan menuju ke museum juga mudah diakses dengan infrastruktur yang hampir semuanya beraspal.

“Ke depan kita mengimbau kepada masyarakat dan pelajar untuk memanfaatkan Museum Linggam Cahaya sebagai sarana edukasi,” ucapnya. (ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed