“Sebaiknya UMKM Kembangkan Usaha Barang Bergejolak…”

“Sebaiknya UMKM Kembangkan Usaha Barang Bergejolak…”
Kepala Perwakilan BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra. (net)

Batam (netrakepri.com) – Bank Indonesia merekomendasikan pengembangan usaha produksi kelompok barang yang harganya bergejolak di pasar, seperti kebutuhan pangan yang dipengaruhi panen dan cuaca.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, seperti dilansir antarakepri.com, Selasa (26/12/2017) menyatakan, fokus pengembangan UMKM terbagi dalam dua, yaitu klaster volatile foods (kelompok barang bergejolak) dan ekonomi produktif.

Hal itu perlu dilakukan untuk mendukung implementasi roadmap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

“Pengembangan klaster volatile foods dilakukan dengan memperhatikan road maps TPID dan menyesuaikan dengan profil komoditas tiap kabupaten kota yang akan dimutakhirkan pada 2018,” kata dia.

Misalnya padi di Lingga, serta perikanan di Natuna dan Anambas.

Selain itu, penguatan pasokan juga dilakukan melalui penyeragaman mutu, jenis dan meningkatan kesinambungan produksi, guna memenuhi kebutuhan pasar serta menjaga kelangkaan bahan pangan.

Pengaturan pola tanam untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan dengan penyerapan pasar serta kesejahteraan petani juga perlu diperhatikan.

“Serta penguatan kelembagaan dan kemampuan SDM secara berkelanjutan demi menjaga dan meningkatkan hasil produksi,” kata dia.

Ia mengatakan BI akan fokus untuk mendukung terpenuhinya kebutuhan pasar atas bahan pangan, terciptanya hubungan antardaerah untuk menjaga pasokan dan penguatan kelembangan dan SDM.

Sedangkan fokus pengembangan ekonomi produktif mesti dilakukan dengan penyusunan pelaksanaan dan perencanaan UMKM unggulan. Kemudian proyek percontohan dan repilkasi progran UMKM unggulan.

“Sebagai contoh, saat ini kami tengah melakukan replikasi metode penguatan kelembagaan nelayan dari KUB Batam Bina Madani ke kelompok nelayam di Pulau Pangkil,” kata dia.

Selain itu, perlu penguatan infrastruktur kapabilitas pembuatan laporan keuangan untuk mendekatkan UMKM dengan akses perbankan.

Serta perancangan dan pembuatan buku pegangan UMKM dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan. (ant)

Most view article

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply