Selain Bitcoin, Ini Mata Uang Virtual di Dunia

Selain Bitcoin, Ini Mata Uang Virtual di Dunia
(net)

Bank Indonesia (BI) akan melarang teknologi finansial atau e-commerce dalam melayani transaksi mata uang virtual atau cryptocurrency. Selain bitcoin, ternyata ada banyak mata uang virtual lainnya di dunia.

Diketahui, mata uang virtual adalah mata uang yang dibangun secara digital, seluruh sistemnya berdasarkan rantai blok atau blokchain. Mulai dari penerbitan, cara transaksi maupun pencatatan semua tercatat di jaringan desentralisasi blockchain. Jadi setiap orang bisa menjalankan server rantai blok ini.

Bitcoin adalah salah satu mata uang virtual yang paling populer di dunia. Pasalnya Bitcoin memiliki pergerakan harga yang paling cepat dan paling tinggi dibandingkan yang lainnya. Hari ini, Rabu (29/11/2017) berdasarkan bitcoin.com harga satu keping bitcoin sudah tembus US$ 10.438 atau setara dengan Rp 140,9 juta (kurs Rp 13.500).

Seperti dilansir detikFinance, Rabu (29/11/2017), ada beberapa mata uang virtual lainnya.

Diantaranya Ethereum yang menduduki posisi kedua dalam jajaran mata uang virtual. Nilainya per keping tercatat US$ 486,8 atau sekitar Rp 6,5 juta. Sebagai mata uang virtual bitcoin dan ethereum sama-sama menggunakan rantai blok Ethereum memiliki fungsi seperti virtual machine yang bisa menjalankan uang kripto Ether.

Ether adalah unit uang digital Ethereum. Ether juga diperjualbelikan di bursa cryptocurrency seperti yang lainnya.

Kemudian ada Litecoin yang harganya tercatat US$ 100,5 atau sekitar Rp 1,35 juta. Lalu mata uang digital lainnya adalah Dash, yang harganya US$ 646,46 per keping atau Rp 8,27 juta.

Lainnya antara lain, Namecoin, Swiftcoin, Dogecoin, Emercoin, Gridcoin, Omni, Primecoin, Ripple, Burstcoin, Dash, MazaCoin, Monero, NEM, Nxt, PotCoin, Synereo AMP, Titcoin, VertCoin, Ethereum Classic, IOTA, SixEleven, Decred, ZCash, ARK Ecosystem, Bitcoin Cash, dan yang paling baru Ubiq. (dc)

Most view article

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply