by

Timnas U-19 Wajib Menang vs UEA

Timnas Indonesia akan menjalani laga hidup-mati melawan Uni Emirat Arab di Piala Asia U-19 2018 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (24/10/2018) malam WIB. Agar anak asuhan Indra Syafri bisa melaju ke perempatfinal, maka kemenangan merupakan keharusan. Diketahui pada pertandingan kedua pekan kemarin, Timnas U-16 kalah tipis 5-6 dari Qatar.

UEA dinilai tim yang paling kuat diantara penghuni Grup A Piala Asia. Dia sudah mengalahkan Qatar dan Taiwan serta memimpin klasemen dengan enam poin. Namun, Garuda Muda punya catatan bagus melawan UEA. Timnas U-19 sejak dibesut Indra Sjafri tak jelek-jelek amat saat melawan UEA. Pada April 2014, Indonesia mampu mengalahkan UEA 4-1 dan 2-1 dalam laga uji coba.

Kekalahan tim besutan Indra Sjafri baru terjadi di fase grup Piala Asia U-19 2014. Ketika itu Indonesia kalah 1-4 di matchday ketiga.

Kemenangan itu membuat UEA berhasil keluar sebagai juara Grup B pada 2014. Di lain sisi, Indonesia memang sudah dipastikan tersingkir sebelum pertemuan keduannya akibat dua kekalahan dari Uzbekistan dan Australia.

Melihat rekam jejak tersebut, bukan suatu yang mustahil Indonesia bisa mengalahkan UEA. Apalagi, saat ini Egy Maulana Vikri dkk. bermain di kandang sendiri.

Sebagai catatan, rekor Timnas U-19 melawan UEA: Indonesia vs UEA 4-1 pada April 2014, Indonesia vs UEA 2-1 pada April 2014, Indonesia vs UEA 1-4 pada Oktober 2014.

Doa dari Mantan Timnas U-16

Sementara itu, mantan pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini, mengajak semua pihak dan mantan pemain mendoakan Todd Rivaldo cs.

Diketahui, dengan satu kali menang dan satu kali kalah, Indonesia berada di posisi ketiga dengan nilai setara Qatar. Maka itu, Todd Rivaldo Ferre cs wajib menang.

Fakhri, saat ditemui di sela-sela launching kompetisi usia muda di Auditorium Kemenpora, Senayan, Selasa (23/10/2018), mengatakan menyimak pertandingan-pertandingan yang dijalani Timnas U-19. Dia pun turut mengajak semua pihak untuk ikut mendukung sekaligus mendoakan.

“Ya, ini giliran kami mendoakan mereka, giliran kami mendukung mereka. Kemarin ketika kami bermain, coach Indra dan pemain U-19 juga mendoakan kami, nah, sekarang kami mendoakan juga,” kata pria berusia 53 tahun ini.

“Semoga bisa jadi juara atau kalaupun tidak juara mereka bisa lolos piala dunia U-20,” dia berharap.

Sementara itu, Rendy Juliansyah, pemain Timnas U-16, menyatakan inilah saat yang tepat untuk membalas dukungan senior mereka.

“Ya, pasti kami mendukung. Melalui akun instagram juga sudah chat-an (saling membalas pesan), beri semangat ke kakak-kakak yang sedang bertanding. (Pesannya) tetap fokus jangan sampai seperti kemarin hilang fokus jadi kejebolan di menit awal. Jadi saya cuma kasih semangat dan doa,” kata Rendy. ***

(sumber: detiksport.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed