by

Tips Menjadi Food Vlogger Sukses

Siapa yang suka makan? Makan sering dicap sebagai hobi yang menguras banyak uang. Namun, di tengah era yang modern seperti sekarang, hobi makan bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan yang lumayan besar.

Nah, Anda bisa menjajal karier sebagai food vlogger di platform online, seperti Youtube, Instagram, dan lainnya.

Food vlogger adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan. Namun, Anda harus mampu menyeimbangkan dua pekerjaan sekaligus, yakni makan dan merekam video demi mendapatkan kualitas video yang tinggi.

Tertarik menjadi food vlogger? Coba lakukan beberapa tips di bawah ini, seperti dikutip dari Cermati.com yang dilansir liputan6.com.

Pertama, Pergi ke Tempat yang Lagi Hits

Tempat makan baru biasanya sontak menjadi trending topik di kalangan anak muda. Usahakan agar Anda pergi ke satu atau dua tempat makan yang baru dibuka, lalu unggah (posting) beberapa foto di media sosial agar orang lain penasaran dengan tempat tersebut.

Namun sebelumnya, Anda perlu memilih tempat makan yang menawarkan konsep tempat yang bagus. Sebab, daya tarik utama anak muda adalah tempat. Jika tempatnya kurang menarik, anak muda enggan untuk mengunjungi restoran atau kafe tersebut.

Kedua, Buat Ulasan Makanan secara Jujur

Faktanya, gambar makanan yang lezat belum tentu memiliki cita rasa yang lezat pula. Untuk itu, buatlah review (ulasan) makanan dari restoran yang sudah dikunjungi.

Sampaikan review secara jujur agar konsumen tidak merasa dibohongi saat berkunjung ke restoran tersebut. Sebelum memberikan ulasan, Anda harus tahu bahan-bahan yang dicampurkan ke dalam makanan yang dipesan. Hindari kesalahan saat menyebutkan nama bahan makanan untuk meminimalisir komentar yang tidak mengenakkan.

Ketiga, Pilih Konten yang Anti Mainstream

Usahakan agar konten yang dibagikan bervariasi agar audiens tidak bosan menonton video yang diunggah di media sosial. Sisipkan konten yang anti mainstream, artinya masih jarang diulas oleh vlogger lain sehingga Anda seolah-olah menjadi promotor pertama yang memperkenalkan makanan tersebut.

Konten anti mainstream sangat bagus untuk menaikkan jumlah views di sosial media. Namun, Anda harus tetap memerhatikan kualitas foto dan video yang diterbitkan. Hindari foto dan video yang blurry atau tidak fokus agar penonton dapat melihat potret makanan secara jelas.

Keempat, Tambahkan Sedikit Hiburan pada Video

Agar penonton semakin terhibur dengan video yang dibuat, coba tambahkan sedikit hiburan di dalam video tersebut.

Misalnya, menunjukkan ekspresi lucu saat mencicipi makanan atau menambahkan klip singkat saat kamu sedang mengedit video.

Hiburan seperti ini bisa dijadikan sebagai ciri khas dari setiap video yang Anda terbitkan. Hindari hiburan yang terkesan palsu atau dipaksakan. Jadilah diri sendiri agar hiburan yang ditambahkan tampak menarik di mata penonton.

Kelima, Konsisten Membuat Postingan

Agar jumlah penonton semakin bertambah, Anda harus rajin mengunggah foto atau video seputar perjalanan kuliner ke media sosial. Tentukan jumlah konten yang akan diterbitkan dalam satu minggu dan waktu penerbitan konten.

Usahakan agar Anda mengunggah secara konsisten sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Konten yang diterbitkan tidak melulu harus ulasan makanan.

Anda dapat menyelipkan konten lain, tetapi masih berkaitan dengan makanan, seperti video memasak atau menjelaskan bahan makanan yang baik dan tidak untuk dikonsumsi.

Dengan begini, konten Anda akan lebih bervariatif walaupun masih menggunakan tema yang sama.

Keenam, Tulis Judul yang Mudah Ditemukan

Bukan hanya isi, Anda juga perlu mempertimbangkan judul untuk setiap konten yang akan diterbitkan di media sosial. Pastikan konten tersebut mudah ditemukan agar jumlah views semakin meningkat.

Bila perlu, tambahkan beberapa hashtags yang berhubungan dengan isi dari konten yang akan diterbitkan. Sesuaikan penulisan judul dengan target penonton yang ditentukan.

Jika video ditujukan untuk penonton di dalam dan di luar negeri, pakai judul berbahasa Inggris agar video milik Anda muncul di timeline atau beranda media sosial penonton asing.

Tujuh, Jangan Terlalu Memaksakan Diri

Jumlah makanan yang diulas bukan hanya satu atau dua saja, melainkan empat bahkan enam makanan sekaligus.

Proses review memang menguras banyak uang. Namun, Anda dapat menyiasatinya dengan cara mengajak teman yang juga hobi kuliner untuk makan bersama.

Agar semakin hemat, gunakan promo yang ditawarkan oleh bank-bank tertentu melalui fasilitas kartu kredit atau kartu debit.

Tentukan budget yang akan dihabiskan saat pergi kuliner agar jumlah uang yang dihabiskan tidak melebihi anggaran. Jika uang berlebih, Anda bisa menyimpannya untuk berburu makanan lezat pada hari berikutnya.

Perhatikan Kebersihan Makanan yang Dikonsumsi

Menjadi food vlogger memang menyenangkan karena Anda dapat mencicipi berbagai jenis makanan dalam satu waktu. Namun, Anda perlu mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi untuk menghindari kekenyangan.

Selain itu, perhatikan kebersihan makanan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan, semisal gangguan pemcernaan, dan lainnya.**

(sumber: liputan6.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed