by

Usaha Kepariwisataan di Pulau Penyengat Mulai Berkembang

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, Reni Yusneli, mengatakan, kreativitas sejumlah pemuda di Pulau Penyengat mendorong usaha di bidang kepariwisataan, mulai berkembang.

“Sekarang lagi berkembang usaha penyewaan pakaian adat melayu kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Reni, dilansir antarakepri.com, Minggu (19/11/2017).

Pemuda yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata berhasil mengelola usaha tersebut, yang awalnya mendapatkan bantuan dari Dinas Pariwisata Tanjungpinang. Bantuan diberikan berupa peminjaman pakaian adat melayu.

“Ada tiga pasang pakaian adat melayu yang dipinjam, sudah dikembalikan kepada kami,” katanya.

Reni menambahkan, satu pakaian adat melayu disewa Rp50.000. Pakaian adat itu dikembalikan Kelompok Sadar Wisata setelah berhasil memperoleh keuntungan dari usaha penyewaan pakaian tersebut. Kini, Kelompok Sadar Wisata Pulau Penyengat berhasil membeli 12 pasang pakaian adat melayu.

“Usaha mereka maju, dan terus kami bina agar semakin berkreasi dan membuahkan keuntungan,” ucapnya.

Ia menginginkan pengembangan sektor pariwisata tidak hanya sekadar usaha mendatangkan para wisatawan. Sektor pariwisata harus berkembang, dan mampu memberi dampak positif kepada masyarakat sekitar.

Kunjungan wisatawan dari berbagai daerah dan negara ke Pulau Penyengat merupakan peluang bagi para pemuda setempat untuk melakukan berbagai kegiatan positif yang dapat menghasilkan uang.

“Kami akan mendorong para pemuda berkreasi meningkatkan pendapatan keluarga dari pengelolaan potensi yang ada melalui usaha kreativitas,” ujarnya.(ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed