by

2018, Pelanggan Sektor Industri PLN Batam Naik 5 Persen

Batam (netrakepri.com) – PLN Batam mendapat tambahan pelanggan baru dari kalangan industri pada 2018 lalu.

Berdasarkan data PLN Batam, jumlah pelanggan dari sektor industri per 2018 mencapai 356 pelanggan atau meningkat 5 persen dari 341 pelanggan per 2017.

“Ada 356 pelanggan dari sektor industri pada 2018, dengan total daya yang digunakan sebanyak 330.739.500 VA,” kata Humas Bright PLN Batam, Yoga Perdana, Senin (17/6/2019).

Sedangkan pada 2017, total daya yang digunakan 341 pelanggan mencapai 299.377.100 VA. Diantara 356 pelanggan dari sektor industri, ada 228 pelanggan yang menggunakan daya listrik yang besar, mulai dari 200 KVA sampai 30 ribu KVA, lalu 111 pelanggan yang menggunakan daya 14 KVA sampai 200 KVA, 16 pelanggan yang menggunakan daya 2.200 VA sampai 14 KVA dan satu pelanggan yang menggunakan daya 2.200 VA.

Sedangkan pengguna daya listrik terbanyak masih sektor rumah tangga. Bahkan jumlahnya meningkat sekitar 30 persen dari 2017.

Data PLN Batam menunjukkan bahwa pada tahun 2017, pelanggannya mencapai 203.678 rumah tangga dengan total daya mencapai 380.849.000 VA dan pada tahun lalu, jumlah pelanggan sudah mencapai 273.845 dengan total daya mencapai 545.472.100 VA.

Di sektor bisnis, jumlah pelanggan juga turut meningkat. Peningkatannya sekitar 7 persen. Pada tahun 2017, jumlah pelanggan capai 37.723 dengan total daya 437.174.950 VA. Sedangkan pada tahun 2018, jumlah pelanggan capai 39.769 dengan total daya yang digunakan capai 458.496.250 VA.

Yoga seperti dilansir www.timesindonesia.co.id, menyebutkan, pertumbuhan pelanggan memang akan terus terjadi mengingat perkembangan Batam yang semakin pesat belakangan ini, khususnya di sektor industri dan bisnis.

“Dan pertumbuhan di sektor tersebut akan mengerek pertumbuhan di sektor rumah tangga tentunya,” ucapnya.

Pada tahun 2017, jumlah pelanggan secara keseluruhan mencapai 308.124 dengan total daya yang digunakan mencapai 1.333.490.000 VA. Kemudian pada tahun 2018, meningkat sekitar 4 persen menjadi 308.124 pelanggan dengan total daya yang digunakan capai 1.414.881.500 VA.

Tapi, pertambahan pelanggan juga membutuhkan tambahan daya yang mencukupi. Saat ini daya listrik yang mampu dihasilkan PLN Batam dari seluruh pembangkitnya capai 570 MW, sedangkan beban puncak untuk Batam dan Bintan mencapai 450 MW. Dengan pertumbuhan jumlah pelanggan yang terus meningkat tiap tahun, maka PLN butuh pembangkit baru.

General Manager Service Business Unit (SBU) Bright PLN Batam, Francis Al-Jauhari mengatakan bahwa PLN sudah berencana membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2×100 di Bintan dalam waktu dekat.

“Soalnya kebutuhan listrik lagi tinggi. Geliat dari bisnis dan industri juga tinggi. Tapi ini masih rencana,” katanya.

Ia menjelaskan PLN Batam tidak akan tinggal diam menyikapi kondisi seperti itu. Bahkan hingga April ini, pelanggan PLN Batam telah tumbuh 7 persen dari tahun 2018.
“Sekarang hingga April sudah 322 ribu pelanggan dengan pertumbuhan daya listrik tujuh persen, paling tinggi se-Indonesia,” ucapnya. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed