by

Batam Siapkan Wadah Ekonomi Kreatif Milenial

Pemerintah Kota Batam bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI menyiapkan wadah pengembangan ekonomi kreatif bagi milenial.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, bentuk riil kerja samanya, nanti bisa berupa pelatihan bagi para pelaku ekonomi kreatif sesuai subsektornya masing-masing.

“Bekraf yang beri pelatihan, kami bantu fasilitasi permodalan,” katanya usai menandatangani nota kesepahaman dengan Bekraf di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Menurut dia, pegiat ekonomi kreatif milenial perlu diberikan wadah, agar usahanya berkembang, dan berjalan sesuai dengan arah yang benar.

Ia percaya, ekonomi kreatif mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah setempat yang terkenal sebagai kota industri.

“Ada 16 subsektor ekonomi kreatif, dan semuanya ada di Batam. Mereka butuh wadah mengembangkan potensi. Kita bersama Bekraf siapkan lewat MoU inj,” kata Rudi seperti dilansir antarakepri.com, Sabtu (25/5/2019).

Subsektor ekonomi kreatif yang terdapat di Batam, yaitu kuliner, animasi dan pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi dan video, fotografi, kriya, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa serta televisi dan radio.

Sementara itu, Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan nota kesepahaman itu disusun sebagai dasar kerja sama yang saling mendukung untuk pengembangan ekonomi kreatif di Batam.

Tujuan kerja sama itu, untuk mengoordinasikan dan menyinergikan pelaksanaan tugas dan kewenangan dalam pengembangan potensi ekraf, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed