by

Besok Harga Rokok Naik

Tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok mengalami penyesuaian. Tarif naik rata-rata 12,5%, dan berlaku mulai Februari 2021.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, meskipun secara umum kenaikannya 12,5%, namun masing-masing kelompok atau golongan kenaikanya berbeda-beda.

“Jadi harga bandrolnya ini akan mengalami penyesuaian sesuai dengan kenaikan tarif dari masing-masing kelompok yang memang berbeda-beda meskipun secara umum total kenaikannya 12,5%,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga :  Ramadhan Berkah Basamo di Emersia Hotel & Resort Batusangkar. Ini Paketnya

Adapun kenaikan berdasarkan golongan dan tarifnya sebagai berikut:

Sigaret Kretek Mesin (SKM)

  • SKM I naik 16,9% , tarif cukainya jadi Rp 865 per batang
  • SKM IIA naik 13,8% , tarif cukainya jadi Rp 535 per batang
  • SKM IIB naik naik 15,4% , tarif cukainya jadi Rp 525 per batang

Sigaret Putih Mesin (SPM)

  • SPM I naik 18,4% , tarif cukainya jadi Rp 935 per batang
  • SPM IIA naik16,5% , tarif cukainya jadi Rp 565 per batang
  • SPM IIB naik18,1%, tarif cukainya jadi Rp 555 per batang
Baca juga :  BP Batam dan LKPP MoU soal Pengadaan Barang dan Jasa

Sedangkan untuk golongan Sigaret Kretek Tangan (SKT) IA, SKT IB, SKT II, dan SKT III tidak ada kenaikan sama sekali atau 0%.*

(sumber: okezone.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed