Baca juga :  BI Paparkan Kondisi Ekonomi RI Selama 2017

Selain itu, kualitas uang yang diedarkan BI juga semakin baik. Hal ini terlihat dari berbagai pengaman yang ada di setiap lembar rupiah sehingga sulit untuk dipalsukan.

Masyarakat juga diminta untuk selalu berhati-hati dalam bertransaksi menggunakan uang tunai. Masyarakat diimbau mengenali keaslian rupiah lewat metode 3D tersebut, dan jika menemukan uang rupiah yang diragukan keasliannya dapat meminta klarifikasi kepada BI dan melaporkannya ke aparat penegak hukum.

Baca juga :  Siap-siap, Toko Online Terdaftar di Kemendag

Hingga 2017 menurut Suahedi pihak kepolisian telah menemukan 28 kasus temuan uang palsu. Dengan barang bukti sebanyak 2.815 lembar pecahan Rp 100.000 dan 2.692 lembar pecahan Rp 50.000.

Dia menjelaskan, BI bersama pihak kepolisian tak hanya menangkap pengedar uang palsu tetapi pembuat perantara. “Pemodalnya juga kita tangkap,” ujarnya.

Suhaedi menambahkan, BI berupaya menekan peredaran uang palsu dengan aktif melakukan edukasi kepada masyarakat. BI juga membuat iklan yang mudah dipahami dan memperberat hukuman untuk pembuat dan pengedar uang palsu. (dc)

Baca juga :  Kereta Bandara Minangkabau Beroperasi 2018

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed