by

BP Batam Gelar Lelang SPAM Batam, Kerja Sama Pengelolaan Air Bersih Hingga 15 Tahun

Badan Pengusahaan (BP Batam) akan mengadakan dua lelang dalam satu tahap dengan metode dua sampul untuk paket Kerja Sama Penyelenggaraan Operasi dan Pemeliharaan Sistem Pengelolaan Air Minum Batam (SPAM Batam) Hulu dan Hilir.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, pada Jumat (4/3/2022).

Ariastuty mengatakan, proses pelelangan ini dilakukan karena masa amandemen perjanjian kerjasama dengan BP Batam terkait proyek pengoperasian dan pemeliharaan sistem pasokan air di Batam telah berakhir.

Sebelumnya, PT MOYA Indonesia telah ditunjuk oleh BP Batam sebagai Mitra Kerjasama yang dipercaya untuk melakukan fungsi Caretaker Pengelolaan air bersih di Batam selama enam bulan sejak 15 November 2020 dan diperpanjang hingga tahun 2021.

Baca juga :  Timnas Indonesia Asah Taktik jelang Lawan Australia

Adapun peserta lelang yang telah lolos tahap Prakualifikasi Ulang antara lain:

  1. Konsorsium PT. Krakatau Tirta Industri – Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II – PT. Adaro Tirta Mandiri – PT. Strivechem Indonesia
  2. PT. PAM Lyonnaise Jaya
  3. Konsorsium PT Moya Indonesia – PT. PP (Persero)
  4. Konsorsium Adonis Invesment Holding Pte. Ltd – Tritech Engineering & Testing (Singapore) Pte. Ltd – PT Traya Tirta Makassar.
Baca juga :  Nikmati Buka Puasa dengan Pemandangan Senja di Pantai Viovio

Proses pemasukan dokumen akan dilakukan satu kali secara keseluruhan dan disampaikan pada Senin (7/3/2022).

“Jadi Hari Senin akan dibuka Sampul 1, berisi dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis yang akan dievaluasi oleh panitia lelang. Selanjutnya peserta lelang akan diundang kembali untuk membuka Sampul 2 dan melakukan proses evaluasi yang sama,” ujar Ariastuty.

Ia menambahkan, bila tidak ada kendala yang berarti, proses tersebut akan berlangsung selama tiga minggu ke depan.

“Komposisi penilaian dari hasil akhir adalah skor evaluasi Sampul 1 x bobot (60%) + skor evaluasi Sampul 2 x bobot (40%). Dari komposisi ini akan ditentukan penawar terendah hingga tertinggi. Biasanya kami akan mengambil satu pemenang lelang dan satu calon pemenang cadangan,” terang Ariastuty.

Baca juga :  Dapur Sempit, tapi Barang Rapi. Begini Caranya

Proses pelelangan secara keseluruhan akan rampung pada tanggal 30 Juni 2022 untuk penandatanganan kontrak kerja sama, dan diharapkan pada 1 Juli 2022 operasional sudah dapat dilaksanakan oleh pemenang lelang.

“Kami berharap evaluasi Sampul 1 dan 2 untuk kerja sama Hilir dan Hulu dapat berlangsung dengan baik, sesuai dengan target yang telah ditentukan dan pemenang tender nantinya dapat melaksanakan pengelolaan air minum bagi masyarakat Batam selama 15 tahun ke depan,” harap Ariastuty. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed