by

BP Batam Tidak Akan Berikan Bantuan Hukum kepada Oknum Pemalsu Dokumen

Batam (netrakepri.com) – Sehubungan dengan adanya oknum pegawai BP Batam yang diamankan aparat Kepolisian dalam OTT Pemalsuan Faktur Uang Wajib Tahunan (UWT) senilai Rp2,8 miliar, seperti yang telah beredar dalam pemberitaan di media massa, Badan Pengusahaan (BP) Batam memberikan penjelasan.

Melalui, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, dalam keterangan persnya, Kamis (30/7/2020) disampaikan, pertama, dalam proses pelayanan dokumen lahan, Faktur UWT diterbitkan secara online dan hanya bisa dilihat atau diakses oleh pemohon.

Baca juga :  Seperti Apa Berusaha di Era Kebiasaan Baru?

Kedua, BP Batam tidak akan memberikan bantuan hukum kepada oknum yang telah memalsukan faktur UWT.
Dan Ketiga, BP Batam mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dan hendaknya selalu waspada dengan praktek penipuan, pencaloan, dan hal-hal lainnya yang akan merugikan di kemudian hari.(r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed