by

Cegah Corona, Libur Sekolah di Batam Diperpanjang

Batam (netrakepri.com) – Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Batam, libur sekolah di Batam diperpanjang. Proses belajar mengajar untuk siswa TK, SD, SMP/MTS diperpanjang dua pekan ke depan.

Kepada Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Hendri Arulan, kepada media mengatakan hal itu merujuk surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona (covid-19) dan dalam rangka mengantisipasi dan upaya preventif menjaga dan melindungi masyarakat Kota Batam.

“Pemerintah Kota Batam memperpanjang pemberlakuan kegiatan belajar di rumah, sampai, Senin, 13 April 2020. Dan, Pak Walikota Batam juga sudah membuat surat edaran tentang perpanjangan kegiatan belajar di rumah ini,” ucap Hendri, Jumat (27/3/2020).

Dikatakan Hendri, dalam surat edaran ada tujuh poin:

Pertama, tidak dibolehkan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) atau kegiatan apapun yang mengharuskan tenaga pendidik dan siswa hadir dan berkumpul di sekolah.

Kedua, tenaga pendidik melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari rumah atau tempat tinggal (Work From Home) dan harus berada di rumah masing-masing dipastikan tidak berada ditempat lain yang tidak semestinya.

Kecuali dalam keadaan mendesak yang dapat dipertanggungjawabkan dengan memperhatikan prinsip distancing dan kepala sekolah bertanggungjawab terhadap kepastian KBM berlangsung dengan menerima Laporan Harian Kerja (LHK) proses KBM dari tenaga pendidik.

Ketiga, kepala sekolah wajib siaga di kantor untuk mengantisipasi kemungkinan warga sekolah atau masyarakat berurusan terkait dokumen pendidikan.

Keempat, Dinas Pendidikan dan satuan pendidik agar menunda kegiatan lomba-lomba pendidikan dan dan lomba-lomba lainnya di luar sekolah termasuk kegiatan outing class atau study tour.

Kelima, menjaga lingkungan sekolah tetap higienis dan menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Berih dan Sehat (PHBS).

Keenam, Ujian Sekolah Berbasis Nasuonal (USBN) SD/MI, dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs serta pendidikan keseharaan tahun 2020 dibatalkan. Ketentuan pelaksanaan ujian kelulusan dan ujian kenaikan kelas mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 tahun 2020.

Ketujuh, melakukan koordinasi dengan orang tua murid melalui paguyuban kelas untuk menjaga dan mengawasi anaknya agar tidak keluar rumah jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak dan tetap belajar dirumah. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed