by

Ekspor Benih Lobster Dihentikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara penerbitan Surat Penetapan Waktu Pengeluaran (SPWP) ekspor benih bening lobster (BBL). Penghentian tersebut didasari atas sejumlah pertimbangan, salah satunya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Keputusan penghentian sementara penerbitan SPWP berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor B. 22891/DJPT/PI.130/XI/2020 yang ditandatangani Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini hari ini. Penghentian sementara ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca juga :  Bank Mandiri Berikan Bantuan APD dan Asuransi pada RSBP Batam

“Surat Edaran dikeluarkan hari ini dan berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar, Jumat, (27/11/2020).

Antam mencatat, ada sejumlah alasan yang didasari menghentikan tersebut. Jika menilik isi SE, alasan penghentian guna memperbaiki tata kelola pengelolaan benih bening lobster sebagaimana diatur dalam Permen Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Baca juga :  Bayern tahan Liverpool 0-0

Penghentian kegiatan ekspor komoditas tersebut juga terkait dengan proses revisi Peraturan Pemerintah tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan KKP.

“KKP memberi kesempatan bagi perusahaan eksportir yang memiliki BBL di packing house untuk segara mengeluarkan komoditas tersebut dari Indonesia, paling lambat satu hari setelah surat edaran terbit,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan dugaan korupsi ekspor benur lobster. *

Baca juga :  Raih Piala Super Eropa, Liverpool Sejajar dengan Real Madrid

(sumber: okezone.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed