by

FTZ Tetap Berlaku di Kota Batam

Batam (netrakepri.com) – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan, penerapan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) akan tetap berlaku, meskipun pemerintah pusat kini tengah merancang pemberlakuan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Free Trade Zone akan tetap ada. Tapi di dalam Free Trade Zone ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pengusaha silahkan pilih saja, kita hanya memberikan kemudahan,” kata Muhammad Rudi dalam pertemuan BP Kawasan Batam bersama pengusaha di Batam, belum lama ini.

Ia mengatakan pemerintah tidak akan memaksa pengusaha masuk dalam KEK atau tetap berada di luar KEK dengan fasilitas FTZ. Pengusaha diminta menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Dalam waktu dekat, kata dia, pemerintah akan meluncurkan dua KEK di Batam, yaitu KEK perbaikan dan perawatan pesawat (Maintanance, Repair and Overhoul/MRO) di sekitar Bandara Hang Nadim dan KEK Nongsa Digital Park. Kemudian, akan menyusul KEK rumah sakit di sekitar RS BP Batam.

“Kalau yang tiga ini berhasil. Kami yakin, satu per satu yang lain akan mengikuti,” kata Rudi seperti dilansir antarakepri.com.

Ia mengatakan tengah mengupayakan agar Kawasan Industri Batamindo bersedia untuk menjadi KEK.

Menurut dia, pemberlakuan KEK MRO dan Nongsa Digital Park, tinggal menunggu Peraturan Pemerintah terbit.

Ia optimistis KEK di Batam bisa berjalan dengan baik dan mampu mendongkrak perekonomian kota. Sekaligus membuktikan pada dunia, bahwa KEK bisa berhasil.

Dalam pertemuan itu, sejumlah pengusaha menyampaikan keluhan mengenai beberapa hal kepada Kepala BP Kawasan yang baru menjabat beberapa hari, diantaranya terkait perizinan. *

(sumber: antarakepri.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed