by

Harga Sayur di Pasar Tos 3000 Jodoh Batam Mulai Turun

Harga sayur di Pasar Tos 3000 Jodoh Kota Batam pada, Senin (21/6/2021) mengalami penurunan.

Salah satunya yakni Wortel. Harga sayur tersebut hari ini berada di Rp 16 ribu, turun Rp 3 ribu setelah sebelumnya berada diharga Rp 19 ribu.

Beberapa jenis sayuran lain juga mengalami penurunan harga, berikut update harga sayuran terbaru di pasar Tos 300 Jodoh.

Harga berbagai kebutuhan dapur dalam satu per kilogram gram (kg) antara lain, brokoli Rp 40 ribu, timun Rp 4 ribu, kentang Rp 12 ribu, Toge Rp 9 ribu, terong Rp 12 ribu, bayam Rp 2 ribu, bawang Birma Rp 13 ribu.

Baca juga :  MTQ ke-30 Tingkat Kota Batam Tahun 2020 Dibuka

Cabe merah Rp 22 ribu, cabe kering Rp 68 ribu, cabe rawit Rp 32 ribu, cabai hijau Rp 28 ribu, setan Rp 45 ribu, sawi hijau Rp 4 ribu, kangkung 3 ribu, kol Rp 4 ribu, sawi putih Rp 7 ribu, tomat Rp 11 ribu, bawang putih Rp 22 ribu.

Bawang bombai Rp 16 , bawang merah Padang Rp 25 ribu, Labu Siam, Rp 5 ribu, Buncis Rp 14 ribu, Bunga kol impor Rp 28 ribu, Bunga kol lokal Rp 22 ribu, Birma goreng Rp 13 ribu, keladi Rp 13 ribu, Daun Sop Rp 32 ribu, Daun Bawang Rp 20 ribu, kacang panjang Rp 12 Turun jadi 6 ribu perkilogram.

Baca juga :  Dewan Pengawas BP Batam bersama Kepala BP Batam Lakukan Kunjungan Lapangan

“Harga berbagai jenis sayuran hari ini kian turun. Penurunan harga tersebut karena saat ini sayuran lokal Sedang dalam musim panen ,” ujar seorang karyawan toko Awang di pasar Tos 3000 Jodoh dilansir media online di Batam.

Menurutnya, selama ini ketika petani lokal seperti Batam dan Tanjungpinang panen maka harga berbagai jenis sayuran pasti mengalami penurunan.

“Penurunan harga tersebut baru terjadi sejak 3 hari yang lalu. Hampir rata-rata harga berbagai jenis sayuran mengalami penurunan,” katanya.

Ditempat yang sama salah seorang pengunjung pasar, Ida (29) warga Batu Ampar Kota Batam mengaku hari ini dirinya membeli beberapa jenis sayuran lebih banyak ketimbang hari-hari biasanya.

Baca juga :  BP Batam Promosikan Potensi Wisata Batam

“Hari ini saya beli sayuran lebih banyak yakni 5 kilogram mumpung murah. Biasanya saya hanya beli 2 kilo saja setiap saya ke pasar ini,” ujarnya

Ibu muda tersebut berharap harga sayuran jangan sampai naik lagi, karena ketika naik lagi maka otomatis warga akan kewalahan membelinya.

“Maklum saja, suasana pandemi covid-19 ini, ekonomi menurun dan bahkan banyak orang yang kehilangan pekerjaannya. Jika harga sayuran naik maka itu akan menambah beban masyarakat,” imbuhnya. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed