by

Investasi di Batam Alami Peningkatan

Batam (netrakepri.com) – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat, pada triwulan pertama tahun ini, izin komitmen investasi mencapai US$220 juta atau meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya dengan periode yang sama hanya US$50,5 juta.

“Dari jumlah tersebut ada delapan penanam modal asing (PMA) yang memanfaatkan layanan izin investasi tiga jam (i23j),” kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Ady Soegiharto, seperti dilansir antarakepri.com, Jumat (4/5/2018).

Ady mengatakan PMA tersebut sebagian besar berasal dari Tiongkok dengan total investasi US$32,5 juta. Investor asal Tiongkok tersebut, lanjut Ady, rata-rata bergerak di bidang industri manufaktur.

“Tahun ini mengalami peningkatan signifikan, tapi ini baru izin komitmen belum realisasi,” kata dia.

Ady menambahkan, pada Januari lalu, sejumlah perusahaan yang sudah beroperasi di Batam melakukan perluasan usaha. Salah satunya PT Cladtek Bi Metal yaitu perusahaan yang bergerak dibidang industri pipa dan sambungan pipa dari besi.

“BP Batam saat ini terus melakukan promosi ke sejumlah negara di Asia, seperti Tiongkok sebagai salah satu upaya untuk menggaet para investor untuk masuk ke Batam,” kata Ady.

Selain itu, kata Ady, pihaknya terus berupaya meyakinkan para PMA yang sudah mengurus izin investasi dapat segera merealisasikan komitmennya tersebut. Dia mengatakan delapan perusahaan asing yang masuk ke Batam dengan memanfaatkan layanan i23j diantaranya PT Hong Sheng Plastic Industry dan PT Panca Costa Investmentn.

“Dua perusahaan ini masuk pada Januari kemarin,” katanya.

Kemudian PT Royal Newport Plastic dan PT Xin Poly Industri yang masuk pada awal Februari.

Selanjutnya empat perusahaan lainnya masuk pada Maret. Yaitu PT Proclad Asia International, PT Xinhe Plastic Silicone, PT CFL Metaland Plastic Industries dan PT FCS RGP Plastic.

“Saat ini ada beberapa perusahaan asing lainnya yang tengah melakukan penjajakan untuk investasi di Batam,” pungkasnya.(ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed