by

IT Fest BP Batam Kenalkan Industri Digital Batam

Bandung (netrakepri.com) – IT Fest BP Batam digelar di Bandung pada, Sabtu (15/12) di Click Square, Bandung. Mengangkat tema “Unleash Your Creativity and Innovation” kegiatan ini menarik perhatian para pelajar dan mahasiswa Bandung yang memiliki minat dan bakat di bidang mutimedia.

Sebanyak 500 pengunjung hadir dan meramaikan perlombaan multimedia yang menarik seperti Instagram Competition, Storyboard Competition, WorkShop Explore Funtastic of Batam, Food Festival & Bazaar, penampilan Live Band Ibukota Juicy Luicy, Pemuda Suka Klabing dan Mocca

Plh. Kepala Pusat PDSI, Sylvia J. Malaihollo, menjelaskan, konsep dan tema IT Fest 2018 ini sejalan dengan tujuan BP Batam bahwa Industri IT khususnya Multimedia dapat mendukung program BP Batam tentang BBM27. Mendorong perekonomian Batam maju dan tumbuh 7% dalam 2 tahun salah satunya dengan promosi potensi pariwisata Batam melalui dunia IT.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari IT Fest yang sudah diselenggarakan di Batam pada 27 Oktober 2018 lalu.

“Kenapa kita memilih Bandung untuk diselenggarakan IT Fest 2018 ini, karena Bandung merupakan Kota Kreatif, Bandung juga memiliki potensi untuk bisnis digital. Kita melihat Bandung sangat cocok untuk diselenggarakan IT Fest Ini,” ucapnya.

Silvy melanjutkan, dari kegiatan itu diharapkan dapat mempopulerkan Batam dari sisi pariwisata dan potensi Batam sebagai pusat industri digital yang mumpuni. Ia juga mengatakan dengan hadirnya IT Fest di Bandung dapat memberikan informasi bahwa Batam sebagai digital bridge di Indonesia terutama dengan hadirnya kawasan industri digital, Kinema Studio, Nongsa, Batam.

Dalam kesempatan itu dilakukan MoU dengan PT Mitra Integrasi Informatika Bandung tentang rencana kerjasama pelatihan dan pengembangan teknologi informasi.

Penandatangan dilakukan oleh anggota 1/Deputi Bidang Administrasi dan Umum, Purwiyanto dan Division Manager Business Consulting Services PT Mitra Integrasi Informatika, Niken Rahajeng, disaksikan oleh Anggota 2/ Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan dan Anggota 3/ Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwi Eko Winaryo.

MoU tersebut mendorong pengembangan dan pembangunan KPBPB dan mengantisipasi tantangan persaingan global melalui kerjasama dalam penyelenggaraan pelatihan teknologi informasi sesuai Undang-Undang. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed