Baca juga :  Pertumbuhan Ekonomi Kepri Naik

Uba Ingan Sigalingging mengatakan, tujuan dia mengusulkan program pelatihan tersebut agar ibu-ibu rumah tangga di Kota Batam, dalam hal ini warga Baloi Kolam produktif dan lebih bisa mengembangkan kemampuannya dalam bentuk pelatihan.

“Kita tahu, situasi kini sedang sulit untuk lapangan pekerjaan. Dengan adanya pelatihan ini, maka ibu-ibu bisa produktif dan dapat memberikan manfaat terutama dari segi Usaha Kecil dan Menengah (UKM),” ujar politisi Hanura itu dikutip dari media online di Batam.

Baca juga :  "Hargai Bahasa Indonesia"

Untuk pelatihan seperti itu pada tahun ini rencananya bakal difokuskan di beberapa tempat di Kota Batam. Terutama pada 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Batam Kota, Kecamatan Lubuk Baja,
Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Batu Ampar. Setelah itu akan lanjut di Kecamatan Batu Aji.

Sementara, Sekretaris Yayasan Berkah Bersatu, Muhammad Najmuddin, berharap dengan pelatihan kerajinan tangan tersebut bisa memberikan inovasi dan kreasi sehingga dapat membantu menompang ekonomi keluarga.

Baca juga :  Ironman, Pariwisata Terbaik di Indonesia

“Harapan kami, semoga kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada ibu-ibu rumah tangga dalam mengembangkan karya dan usahanya untuk membantu ekonomi dalam rumah tangga,” ucapnya.

“Ini adalah prospek yang baik kedepannya. Instruktur dalam pelatihan ini kita datangkan orang yang sudah ahli dalam kerajinan eceng gondok ini dan telah berhasil pasarkan produknya hingga ke luar negeri,” imbuhnya. (dam)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed