by

Kegagalan pun Pernah Dialami Penemu iPod

“Perlu jatuh untuk mengenal kata bangkit”, tampaknya bukan sekadar nasehat lama. Setidaknya itulah yang dialami penemu iPod, Tony Fadell yang mengaku gagal selama satu dekade sebelum akhirnya menikmati kesuksesan seperti sekarang.

Sebelum dikenal sebagai “father of the iPod”, Fadell mengatakan, pernah ditolak 80 investor usaha kapital saat mencoba memperoleh dana untuk bisnis teknologinya sendiri.

“Jadi secara harfiah, saya mengalami sepuluh tahun kegagalan,” ungkapnya mengenang tahun-tahun awal berjuang di industri teknologi pada 1990-an seperti dilansir dari CNBC, Jumat (12/6/2020).

Fadell mengungkapkan hal tersebut pada sebuah panel di konferensi 2020 CogX dengan mantan kerabatnya di General Magic, perusahaan spin-off dari Apple yang beroperasi pada 1990-an tapi meninggalkan bisnis tersebut di awal 2000-an.

Baca juga :  Ribuan Wisman Ditargetkan Kunjungi FPP

Fadell mengatakan, sulit sekali melewati 10 tahun tersebut. Satu dekade yang mendorongnya untuk terus melewati batasan dan rintangan, memotivasi diri sendiri, dan mencoba lagi.

Sayangnya, itu setelah semua itu, ia malah harus berhadapan dengan kekacauan pasar saham pada 2000.

“Kami memiliki perusahaan kecil dan saya harus mencoba pada 80 investor, dan seluruh 80 invesor tersebut menolak,” kenang dia.

Baca juga :  Tingkatkan Kinerja, Pegawai BP Batam Ikuti Sertifikasi Manajemen

Dia mengatakan, melalui satu dekade yang penuh dengan kegagalan dan orang-orang yang terus mengatakan bahwa ia tidak bersalah atas kegagalannya, terasa sangat menyakitkan.

“Namun perjalanan itu justru sekaligus membangun panggungnya untuk 10 tahun berikutnya dan jauh ke depan, ya Anda tahu, iPod, lalu iPhone, yang awalnya berasal dari General Magic,” imbuh Fadell.

Setelah Fuse menolak mendanai gagasannya, Fadell lalu bergabung dengan Apple pada 2001 sebagai seorang konsultan, datang dengan konsep awal untuk iPod dan kemudia direkrut sebagai kepala bagian.

Baca juga :  Walikota Batam: Mari Bantu Pulihkan Ekonomi Batam

Dia juga ikut menciptakan iPhone dan menjadi penasehat almarhum CEO Apple Steve Jobs dari 2008 hingga 2010.

Fadell kini menjadi Kepala penasehat teknologi global dan perusahaan investasi Future Shape. Membantu berbagai perusahaan mengatasi tantangan finansial akibat virus corona turut mengingatkannya pada awal karirnya dulu.

“Saya merasa seperti kembali pada hari-hari penuh kegagalan itu, mengingat kembali apa yang bisa dilakukan agar tidak melakukan kesalahan yang sama,” tandas dia.*

(sumber: liputan6.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed