by

Kemenag Bintan Bersama MediaGuru Indonesia Gelar Pelatihan Sagusabu

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan bersama MediaGuru Indonesia menggelar Pelatihan Sagusabu (Satu Guru Satu Buku) Kepri IV Bintan yang diselenggarakan di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu dan Penelitian (LPMP) di Ceruk Ijuk Bintan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 14-15 September 2019.

Ketua Panitia Penyelenggara, Drs. H. Erman Zaruddin, M.M.Pd dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dengan MediaGuru sehingga terwujud pelatihan Sagusabu di Kabupaten Bintan. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus LPMP yang telah memfasilitasi terselenggaranya Pelatihan Sagusabu IV ini. Diketahui, Pelatihan Sagusabu sebelumnya sudah terlaksana di Kabupaten Karimun, Kota Tanjungpinang, dan Kota Batam.

“Dari ke-4 Pelatihan Sagusabu di Kepri ini, jumlah peserta Pelatihan Sagusabu IV di Bintan ini paling banyak, yaitu 178 orang,” jelas Erman yang juga Kepala Kantor Kemenag Bintan ini.

Dikatakannya, peserta pelatihan sebanyak 131 orang berasal dari Bintan dan sisanya berasal dari seluruh Kota/Kabupaten lainnya di Kepri, termasuk satu orang dari Bengkalis.

CEO MediaGuru Indonesia, Mohammad Ihsan, mengapresiasi semangat Kakan Kemenag Bintan dalam mengajak masyarakat Kepri, khususnya para Guru untuk menghasilkan sebuah karya tulis. Dia berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan tujuan dapat merampungkan naskah buku dalam tenggat satu bulan kedepan sejak pelatihan diselenggarakan.

Sementara itu, Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kepri, Abdulrahman, M.Pd. berharap pelatihan Sagusabu ini dapat meningkatkan semangat menulis para guru di Bintan. Dalam kesempatan itu dia mengutip Surat Al Ashr yaitu saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya tetap di atas kesabaran. Abdulrahman juga berharap buku yang akan ditulis oleh para peserta pelatihan Sagusabu mengandung dua unsur tersebut yaitu nasihat dan kebaikan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Dr. Muhammad Dali, MM. Dali mengharapkan peserta pelatihan terutama para Guru untuk membukukan hasil karyanya setelah mengikuti acara itu. Dali berharap kedepannya banyak Guru-Guru Berprestasi dari Kepri bermunculan setelah mengikuti Pelatihan ini.

Sastrawan Kepri, Rida K. Liamsi, tampil sebagai pembicara utama atau keynote speaker pada hari kedua. Rida memaparkan kiat-kiat bagaimana menjadi penulis buku versi dirinya.

Dia mengatakan proses awal menjadi penulis adalah dimulai dengan menulis yang tema yang ringan seperti puisi, cerpen, atau surat cinta. Sebab menulis adalah anugerah, tidak semua orang dilahirkan dengan bakat menulis, namun jika dicoba dan dilatih menulis maka yang tidak bisa menulis akan menjadi bisa. (r/kkc)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed