Baca juga :  REI Optimistis Properti Positif pada 2019

Untung Besar

Alasan utama membuka bisnis makanan karena untung yang relatif besar. Rata-rata keuntungan yang didapatkan lebih dari 20%-40%. Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, bisnis makanan dapat dimulai dari skala kecil karena tidak membutuhkan kuantitas yang besar.

Mudah dan Praktis

Mudah dalam pembuatan hingga pengemasannya karena dapat dilakukan oleh siapa pun. Jika tidak bisa memasak pun bisa membuka bisnis makanan. Coba untuk membeli makanan setengah jadi atau yang sudah jadi untuk dikemas kembali, hal ini akan lebih praktis.

Baca juga :  Best Western Premier Panbil Berbagi Kasih ke Rumah Singgah Kasih Kasihan

Potensi Pasar Terus Bertambah

Makanan merupakan kebutuhan yang akan terus dikonsumsi manusia. Hal ini menyebabkan permintaan produksi yang selalu besar. Sehingga sangat berpotensi lakunya bisnis makanan. Apalagi jumlah penduduk Indonesia mencapai ratusan juta, menjadikan peluang usaha kuliner tidak ada matinya.

Jenis Beragam

Makanan memiliki berbagai jenis yang bisa dijadikan pilihan memulai bisnis. Mulai dari snack, minuman, jajanan pasar, lauk pauk, dan lainnya. Banyaknya varian yang ada akan mempermudah untuk mengembangkannya. Bisa memilih satu jenis makanan yang khas sehingga persaingan pasar tidak ketat dan menghasilkan untung yang maksimal.

Baca juga :  Manfaatkan Potensi Laut Kepri

Risiko Kecil

Membuka bisnis makanan memiliki risiko yang rendah. Jika makanan tidak laku maka bisa dikonsumsi sendiri dan tidak mubadzir. Untuk menjual makanan basah seperti lauk pauk lebih baik dimulai dari skala kecil, hal ini untuk mengantisipasi jika tidak laku. Sementara makanan kering atau yang sudah diawetkan seperti kerupuk, keripik, bisa dimulai dengan stok banyak, sebab akan lebih tahan lama.*

(sumber: okezone.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed