by

Kepala BP Batam Tekankan Pentingnya Dialog

Batam (netrakepri.com) – Kunjungan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, bersama Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam dalam rangkaian Safari Ramadhan 1439 H hari ke delapan di Masjid Al Ikhlas, Kampung Teluk Bakau, Tempines, Batu Besar dimanfaatkan untuk mendorong pentingnya dialog. Hal itu, menurutnya, untuk mengatasi persoalan status legalitas lahan di Kota Batam.

Pada kesempatan itu, Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, Muhammad Ali Wasyim, memanfaatkan pertemuan untuk memberikan informasi kepada Lukita tentang perkembangan pembangunan masjid khususnya legalitas lahan kampung Teluk Bakau. Ali Wasyim juga menjelaskan tentang upaya pihaknya bersama masyarakat untuk mendukung program pemerintah serta kesediaan mengikuti segala prosedur terkait solusi legalitas lahan masyarakat.

“Kami sependapat, meskipun tugas utama dari BP Batam adalah membangun perekonomian kota Batam sebagai kota yang maju dan sejahtera, tidak mungkin BP Batam hanya bekerja sendiri atau hanya bekerja dengan pengusaha atau pemerintah kota, tetapi kami juga bersama-sama membangun komunikasi dengan segenap masyarakat. Karena tidak mungkin ekonomi maju baru kita memiliki masyarakat yang tertinggal, apakah dari sisi kebutuhan, fasilitas umum, kemudian yang terpenting adalah lahan dan rumah yang legalitasnya utuh,” kata Lukita Dinarsya Tuwo dalam sambutanya di Masjid Al Ikhlas, Batu Besar, Kamis (24/5).

“Kita sadari Batam masih dihadapkan permasalahan-permasalahan legalitas lahan. Bukan hanya di Teluk Bakau, tapi juga ditempat-tempat lainnya. Oleh karena itu, kita harus banyak berdialog dan berkomunikasi dengan masyarakat guna mencari solusi yang terbaik sesuai ketentuan untuk tercapainya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota Batam,” imbuhnya.

Untuk itu Lukita mengimbau segera membentuk tim dari masyarakat sehingga pembahasan dapat terarah dan segera dilakukan bersama tim BP Batam.

“Pertemuan intensif harus dilakukan guna mengetahui keinginan masyarakat. Semoga dapat dibentuk tim disini yang mewakili keinginan masyarakat Teluk Bakau. Mudah-mudahan dengan niat baik ini, kita bisa bersama-sama kompak mencapai suatu kesepahaman dan penyelesaian,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu juga diberikan bantuan pembangunan masjid dan santunan kepada 50 orang dhuafa dan anak yatim.

Turut hadir dalam safari tersebut istri Ketua Otorita Batam periode tahun 1998 – 2005, Aida Zulaikha Nasution, anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim, serta sejumlah pejabat eselon II, III dan pegawai BP Batam. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed