by

Ketahanan Mata Saat Menonton TV

Nobar alias nonton bareng memang seru ketika sedang menyaksikan pertandingan sepakbola. Terlebih saat ini tengah berlangsung perhelatan akbar piala dunia 2018 di televisi.

Menurut dokter, menonton pertandingan bola melalui siaran TV atau gadget hendaknya tidak dilakukan secara berlebihan. Apalagi menontonnya di layar gadget yang mungil, disarankan jangan terlalu diforsir matanya.

Lalu, adakah ukuran pasti berapa lama mata dapat bertahan saat menonton TV di gadget? Begini penjelasan dokter mata.

“Tidak ada patokan pasti, mengingat kemampuan mata setiap individu berbeda-beda. Sesuaikan dengan kemampuan mata Anda, bila Anda merasa lelah atau berair, segera istirahatkan mata Anda selama 10 hingga 15 menit,” ujar dr Zeiras Eka Djamal, SpM kepada detikHealth.

Dia menyarankan untuk mengistirahatkan mata, jika menonton tv atau gadget selama 1 hingga 2 jam. Mengistirahatkan mata selama 10 hingga 15 menit disebutnya sudah cukup membantu.

“Menonton TV atau gadget secara berlebihan bisa menimbulkan yang disebut computer vision syndrome di mana salah satu akibatnya adalah bertambah besarnya ukuran kacamata,” ujar dr Zeiras.

dr Zeiras juga menambahkan prinsip pencegahannya dengan tidak menforsir mata bekerja secara berlebih. Apabila sudah merasa lelah dalam menonton istirahatkan mata.

Selain itu, dr Zeiras juga mengatakan, menonton pertandingan bola di gadget sambil tiduran otomatis jarak pandangnya dekat dan menimbulkan dampak pada mata.

“Tidak disarankan menonton sambil merunduk ataupun tiduran, jarak menonton dengan gadget sebaiknya 30 cm, jangan terlalu dekat. Terlalu dekat dan dalam jangka lama bisa menyebabkan keletihan mata,” ujarnya menjelaskan.

Sedangkan dokter saraf dari RS Medistra, dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, menyebut bahwa menonton pertandingan bola menggunakan gadget dengan posisi kepala merunduk terlalu lama juga mengakibatkan tengkuk pegal. Bahkan dampak jangka panjang bisa mengakibatkan sering sakit kepala.

“Posisi menonton yang baik adalah sejajar dengan mata kita atau sedikit lebih rendah untuk kenyamanan mata dan leher kita selama menonton,” ujar dr Zeiras.(dc)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed