by

Letupan Wisata Dipredikasi Terjadi Usai PPKM

Letupan wisata diperkirakan bakal terjadi usai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, masyarakat akan ingin berwisata dan membeli produk ekonomi kreatif.

“Alasannya karena sudah hampir satu bulan masyarakat melalui masa yang begitu berat dan ini terjadi di Eropa, Amerika Serikat, dan terakhir terjadi di India,” kata Sandiaga pada Webinar Optimisme Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif #DiIndonesiaAja di Jakarta, Sabtu.

Untuk mengantisipasi letupan tersebut, Sandiaga mengajak pemangku kepentingan di ekonomi kreatif dan pariwisata untuk terus melakukan berbagai transformasi menuju digitalisasi, sehingga diharapkan peran sentral dalam peningkatan pendapatan negara, sumber devisa, serta penyerapan tenaga kerja tidak terganggu.

Baca juga :  Bersama IBI, Marlin Bangun SDM Bidang Kesehatan

Dia juga optimistis bahwa dengan berbagai langkah yang selama ini telah dilakukan maka, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak terganggu dengan varian baru yang mungkin muncul sehingga dengan mengedepankan protokol kesehatan usai PPKM Level 4 bisa lebih menghadapi kemungkinan terburuk.

“Sekalipun kunjungan wisatawan mancanegara/wisman saat ini belum bisa diharapkan namun kunjungan wisatawan Nusantara memiliki peluang sangat besar dan sangat diharapkan menghidupkan sektor parekraf,” kata Sandiaga.

Baca juga :  Safari Ramadhan BP Batam Disambut Antusias

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke Indonesia pada Juni 2021 sebanyak 140.850 atau menurun sebesar 10,04 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada Juni 2020.

Sandiaga berharap dalam paruh kedua 2021 seusai PPKM Level 4 sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan tumbuh 2,39 persen sehingga bisa menyerap kembali tenaga kerja.

Untuk mendorong dan mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga mengajak semua pihak termasuk PT (Persero) Pegadaian untuk bersama-sama menjalankan 3 G, G pertama adalah Gercep atau Gerak Cepat, G kedua adalah Geber atau Gerak Bersama, dan G ketiga adalah Gaspol yaitu garap semua potensi untuk bertahan dan bangkit.

Baca juga :  BPS: Tingkat Hunian Kamar Hotel Berbintang Mulai Naik

Terkait dengan kementeriannya aktif menggalakkan vaksin, Menparekraf menegaskan bahwa pihaknya amat sangat berkepentingan untuk aktif menggalakkan vaksin yang saat ini terus dilakukan di sektor parekraf.

“Ada 34 juta pelaku parekraf yang sektornya harus pulih dan untuk sehat serta terhindar dari virus, caranya adalah dengan vaksin. Oleh itu kita dukung program dua juta dosis vaksinasi per hari,” katanya.*

(sumber: okezone.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed