by

Masa Belajar di Rumah Bagi Siswa di Batam Diperpanjang. Ini Jadwalnya

Masa belaja di rumah bagi pelajar di Batam diperpanjang hingga 1 Juni atau selesai Idul Fitri 1441 H/2020. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Batam, Sabtu (11/4/2020).

Hal itu merujuk kepada surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat Penyebaran Covid-19 dalam rangka mengantisipasi dan upaya preventif menjaga dan melindungi masyarakat Kota Batam.

“Dengan ini Pemerintah Kota Batam memperpanjang pemberlakuan kegiatan belajar dari rumah mulai 14 April 2020 s.d 1 Juni 2020 mendatang,” ucap Walikota Batam dalam Surat Edarannya yang dilansir media online di Batam, Sabtu (11/4/2020).

Selanjutnya, kata Rudi, hal ini akan diatur bila telah ditetapkan kebijakan baru oleh Pemerintah yang menyatakan keadaan telah aman dari Covid-19.
Dalam Surat Edaran itu, beberapa hal disampaikan:

Pertama, tidak dibolehkan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka atau kegiatan apapun yang mengharuskan tenaga pendidik atau kependidikan dan siswa hadir dalam berkumpul disekolah, namun proses belajar dari rumah dengan rincian:

Tanggal 14 sampai 23 April 2020 adalah libur tanggap darurat covid-19, maka kegiatan KBM tetap berjalan dengan metode daring atau disesuaikan dengan kondisi atau kebijakan sekolah.

Tanggal 24 sampai 25 April adalah libur awal Ramadhan. Tanggal 27sampai 30 April Pesantren Ramadhan, kegiatannya dilaksanakan dalam bentuk daring atau disesuaikan dengan kondisi atau kebijakan sekolah.

Tanggal 4 sampai 20 Mei adalah libur tanggap darurat Covid-19, kegiatan KBM tetap berjalan dengan metode daring atau disesuaikan dengan kondisi atau kebijakan sekolah.

Tanggal 22 sampai 30 Mei adalah libur sebelum dan sesudah lebaran. Tanggal 2 Juni 2020 kembali belajar tatap muka seperti biasa.

Kedua, berdasarkan Surat Edaran Walikota Batam nomor 12 tahun 2020 dan protokol kesehatan World Health Organization (WHO) tentang saran pengguna masker, disampaikan kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan agar menggunakan masker pada beraktifitas di luar rumah atau lingkungan masyarakat.

Ketiga, kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan tidak melakukan bepergian keluar daerah atau kegiatan mudik dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Apabila terdapat ASN atau Non ASN di lingkungan Pemko Batam yang melanggar ketentuan, maka yang bersangkutan diberikan sanksi disiplin sesuai surat edaran Walikota Batam nomor 13 tahun 2020,” jelasnya. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed