by

Pemko Batam Belum Pastikan Bantuan Hukum untuk Dendi

Batam (netrakepri.com) – Pemerintah Kota Batam belum memastikan apakah nantinya akan memberikan bantuan hukum kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dendi Purnomo atau tidak.

“Mekanismenya ada di Kabag Hukum. Seperti apa aturannya, saya belum tahu,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Rabu (25/10/2017).

Rudi hanya menjelaskan kemungkinan besar Dendi akan didampingi kuasa hukum dari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

“Pak Dendi tergabung di Korpri mungkin dari sana ada bantuan (hukum),” katanya seperti dilansir antarakepri.com.

Namun Rudi enggan berkomentar apakah dirinya akan menjenguk Dendi Purnomo di sel tahanan di Polda Kepri.

Sementara itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Batam, Gintoyono Batong mengaku akan menjenguk Dendi Purnomo dalam waktu dekat. “Pastilah. Ini namanya musibah. Kita belum tahu benar atau salah,” ujar Gintoyono.

Diketahui, Dendi Purnomo diamankan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polda Kepri dari kediamannya di Komplek Perumahan Pengairan Nomor 6, Sei Harapan, Sekupang. Dendi diamankan bersama Amiruddin, Direktur PT Telaga Biru Semesta.

Dalam penangkapan itu, tim Saber Pungli mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 25 juta. Uang tersebut diberikan Amiruddin kepada Dendi Punomo dengan tujuan agar Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Tank Cleaning perusahaannya segera ditandatangani serta aktivitas tank cleaning tidak dilakukan pengawasan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Amiruddin merupakan pemenang lelang atas pekerjaan tank cleaning dengan nilai kontrak Rp 4 miliar. Keduanya dikenakan pasal 5 dan 12 atau pasal 11 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(is/ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed