by

Pengusaha Hotel Diimbau Tonjolkan Budaya Melayu

Pelaku usaha hotel, restoran, dan tempat hiburan di Batam diimbau untuk menonjolkan Budaya Melayu di semua aspek. Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran yang ditandatangani Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Kepada seluruh pengusaha terutama bidang pariwisata, tanamkan dalam pola pikir kita bahwa Budaya Melayu harus ditinggikan seranting didulukan selangkah, melayu sebagai payung negeri,” kata Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, akhir pekan kemarin.

Dikatakannya, hal serupa sudah diterapkan di banyak daerah lainnya, antara lain Bali dan Pekanbaru. Hotel-hotel di Bali misalnya, setiap hari mengenakan pakaian adat khas.

Di Batam, kata dia, tidak perlu setiap hari, namun paling tidak satu kali dalam sepekan mengenakan pakaian Melayu lengkap.

“Betul-betul pakai songkok atau tanjak,” kata dia, sepert dilansir antarakepri.com, Sabtu (10/8/2019).

Tidak hanya pakaian, lanjutnya, hotel, restoran dan tempat hiburan termasuk pelabuhan dan bandara juga diajak untuk memasang musik tradisional dan akan lebih baik lagi bila ada permainan musik hidup dengan tema tradisional.

“Dari sisi menu makanan, banyak menu kita yang kita tidak pernah bosan. Contoh roti jala, laksa, kue tepung gomak,” kata dia.

Menurut dia, pemakaian baju, pemutaran musik, hidangan menu khas, hingga penjualan souvenir bisa membantu memperkenalkan Melayu Kepulauan Riau ke daerah lain termasuk wisatawan mancanegara. *

(sumber: antarakepri.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed