by

Perbankan Diminta Tak Layani Pembukaan Rekening Fintech Ilegal

Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga saat ini telah menghentikan 635 financial technology (fintech) ilegal.

Untuk mencegah pelaku kembali membuat fintech ilegal, OJK meminta kerja sama dari pihak perbankan untuk tidak membuka rekening fintech ilegal tersebut.

Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam Lumban Tobing mengatakan, otoritas telah menyampaikan imbauan kepada perbankan untuk menolak pembukaan rekening tanpa rekomendasi OJK dan melakukan konfirmasi kepada OJK untuk rekening existing yang diduga digunakan untuk kegiatan Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal.

“Mengenai koordinasi dengan perbankan, sudah surati dan melakukan tindakan kalau ada pembaukaan rekening fintech ilegal,” kata Tongam, Rabu (13/2/2019).

Tongam mengungkapkan, beberapa bank sudah merespons dan meminta data 635 fintech ilegal yang sudah terciduk sebagai referensi mereka.

“Beberapa bank sudah merespons dan mereka menginginkan data 635 fintech ilegal dan kami monitor perbankan sangat mendukung rencana dan tugas-tugas satgas OJK untuk menghilangkan atau mengurangi jumlah fintech ilegal,” ujar dia.

Selain itu, otoritas juga telah meminta Bank Indonesia (BI) untuk melarang Fintech Payment System, memfasilitasi Fintech Peer-To-Peer Lending ilegal.

“Serta menyampaikan laporan informasi kepada Bareskrim Polri untuk proses penegakan hukum,” ujar dia.**

(sumber: liputan6.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed