by

PLN Batam Uji Coba Digitalisasi Kelistrikan

Batam (netrakepri.com) – PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Kota Batam melakukan uji coba digitalisasi kelistrikan sebagai langkah penghematan terutama dari segi bahan bakar di setiap pembangkit.

Direktur Utama PT PLN Batam, Dadan Koerniadipoera, mengatakan setelah melakukan uji coba pihaknya akan menyewa konsultan agar digitalisasi dapat segera diimplementasikan.

“Saya harapkan dalam tiga atau empat tahun ke depan, minimal 50 persen digitalisasi sudah bisa diterapkan,” katanya seperti dilansir antarakepri, Selasa (6/3/2018).

Baca juga :  Ada Drama 10 Gol, Liverpool vs Arsenal di Piala Liga Inggris

Dadan mengatakan, sampai kini belum mengetahui berapa biaya yang akan dikeluarkan PT PLN Batam untuk mewujudkan digitalisasi kelistrikan.

Menurut Dadan, investasi untuk digitalisasi kelistrikan cukup besar sehingga pihaknya harus melakuka uji coba terlebih dahulu sebelum menerapkan sistem tersebut di perusahan yang dipimpinnya.

Kata Dadan, dalam tahap uji coba, dilakukan tiga vendor sekaligus. Dari ketiganya akan dipilih yang terbaik dan pihaknya aka memanggil konsultan untuk segera menerapkan digitalisasi kelistrikan di Kota Batam.

Baca juga :  Direktur PPK BLU Berkunjung, Harapkan Terobosan Baru di BP Batam

Selain nilai investasi yang cukup besar untuk menerapkan digitalisasi kelistrikan pelanggan PT PLN Batam kata Dadan saat ini sudah berjumlah 280 ribuan. Jumlah tersebut katanya cukup besar dan harus diberikan pelayanan yang maksimal.

PLN Batam kata Dadan juga sedang mencari teknologi apa yang cocok untuk menjalankan program digitalisasi kelistrikan perusahaannya tersebut.

Baca juga :  Penurunan Harga Bahan Pangan Picu Deflasi di Kepri

“Sampai sekarang kita belum tahu teknologi apa yang akan kita terapkan,” katanya.

Dengan digitalisasi tersebut PLN Batam bisa memonitor seluruh pembangkit yang tersebar secara terpusat sehingga bisa menerapkan langkah-langkah efisiensi dengan cepat.(ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed