by

Poltek Batam dan BPJPH Kemenag RI Dirikan Pusat Kajian Halal

BATAM (netrakepri.com) – Politeknik Negeri Batam bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia, melaksanakan perjanjian kerjasama (MoU) yang ditandatangi oleh Direktur Politeknik Negeri Batam, Dr. Priyono Eko Sanyoto dan Kepala BPJPH, Prof. Ir. Sukoso, M.Sc., PhD.

Kegiatan dilaksanakan di ruang Auditorium Gedung Utama Politeknik Negeri Batam, Kamis (21/2) pagi. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum MUI Kota Batam, KH Usman Ahmad.

Direktur Politeknik Negeri Batam, Priyono Eko Sanyoto mengatakan, pihaknya mendukung program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh BPJPH agar UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal agar dapat dijalankan dengan baik.

Setelah penandatanganan MOU juga dilaksanakan Kuliah Umum dan Sosialisasi UU Jaminan Produk Halal (JPH) oleh Ketua BPJPH.

Dalam paparannya, Prof Sukoso memaparkan tujuan, substansi dan isi dari UU JPH termasuk prosedur dan tatacara pengajuan sertifikasi halal. BPJPH berupaya untuk membangun kerjasama melalui MOU dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dimana Politeknik Negeri Batam adalah mitra yang ke-21.

Salah satu keterlibatan perguruan tinggi adalah mendorong pendirian Halal Center yang berperan dalam rangka pendampingan, konsultasi, dan sebagai penyelia halal. Melalui Halal Center, keterlibatan dosen juga diharapkan dalam rangka untuk menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Halal Center atau Pusat Kajian Halal (PKH) juga telah didirikan di Politeknik Negeri Batam yang berperan dalam rangka utk edukasi, sosialisasi, dan konsultasi tentang proses dan produk halal, penelitian dan kajian tentang halal, pelatihan dan workshop tentang halal, dan mempersiapkan diri menjadi salah satu Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Kepri.

Ketua PKH Polibatam, Muhammad Zaenuddin yang didampingi Sekretaris PKH, Adi Irawan Setyanto menjelaskan bahwa Kuliah Umum tentang Jaminan Produk Halal ini diikuti oleh sekitar 400 an orang mahasiswa, perwakilan UMKM dan pelaku bisnis di Batam.

Selain memberikan pemahaman tentang Sistem Jaminan Produk Halal kepada mahasiswa, dalam paparannya, Kepala BPJPH juga mengajak keterlibatan mahasiswa terutama dalam hal melakukan identifikasi dan pendataan UMKM yang ada di Batam, dimana Batam merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan asing terutama Singapura dan Malaysia. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed