by

Rebranding ala Bisnis Global, Ada Juga di Batam

Melakukan rebranding atau perubahan identitas perusahaan/bisnis atau perubahan kampanye marketing banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di dunia dengan mengubah total atau memperbaharui sebuah nama merek yang sudah ada dengan tujuan agar bisnis di yang dijalankan menjadi lebih baik.

Berbicara mengenai rebranding, sudah cukup banyak perusahaan/bisnis yang melakukannya mulai dari startup hingga perusahaan yang sudah besar, mulai swasta hingga Pemerintahan juga melakukan rebranding.

Re-branding bukan hanya ‘sekedar’ ganti nama saja ya. Ada misi yang baru dan lebih luas di sini sehingga diperlukan sekali untuk memakai strategi re-branding.

Pada intinya ini lebih tentang menerapkan citra baru yang harus dapat melekat dan lebih diterima di target pasar tertentu, selain itu tentunya strategi re-branding ini diharapkan bisa jadi solusi untuk mengembangkan perusahaan supaya tidak termakan zaman atau tergeser oleh waktu.

Berikut ini adalah contoh bisnis yang melakukan rebranding. Mulai bisnis kelas dunia, nasional, bahkan local. Nama yang terakhir ada di Batam. Silahkan disimak.

Pertama, Apple Inc, dulunya Apple Computer

Percayalah, strategi re-branding produk adalah hal yang menyelamatkan Apple dari kepunahan. Apple sempat mengalami omzet yang anjlok diakibatkan oleh kakunya produk yang dihasilkan. Tak bisa mengikuti selera pasar, dan lamban dalam melakukan pengembangan produk.

Perusahaan teknologi ternama ini diciptakan pada 1976, awalnya diberi nama Apple Computers, pendirinya adalah Steve Jobs, Ronald Wayne dan Steve Wozniak.

Namun pada 2007, Steve Jobs mengumumkan bahwa perusahaan itu membuang kata “Computers” dari namanya agar bisa menggambarkan bahwa mereka sudah tidak lagi terpaku pada bisnis komputer saja.

Baca juga :  Grands i Hotel Batam Gelar Cooking Competition

Hal tersebut benar adanya, akhirnya kini mereka mengembangkan berbagai perangkat elektronik seperti Apple TV, iPhone, iPod, iPad, iMac dan lainnya.

Kedua, Google, dulunya Googol dan Backrup

Pada 1996, diciptakan sebuah web search engine terbesar pada masa itu, diberi nama BackRub. Pernah berubah nama menjadi Googol, lalu akhirnya menjadi Google. Saat ini adalah mesin pencari nomor satu di dunia. Sampai muncul istilah untuk mencari informasi secara cepat. Dan menjadi kata yang sering dipakai dalam keseharian dalam mencari informasi, “udah googling, atau tanya mbak google?”.

Ketiga, Nike, dulunya Blue Ribbon Sports

Jika Anda penyuka perlengkapan olahraga, tentu sudah tidak asing dengan nama Nike yang memiliki logo seperti tanda ceklis tersebut.

Namun tahukah Anda bahwa Nike dulunya bernama Blue Ribbon Sports, dan itu adalah sebuah nama distributor bagi pabrik sepatu asal Jepang, Onitsuka Tiger.

Lalu namanya pun diganti menjadi Nike. Nama tersebut kabarnya diambil dari nama seorang dewi kemenangan dalam legenda Yunani. Dan sekarang menjadi brand sepatu olahraga nomor satu di dunia.

Keempat, Aqua, dulunya Air Puritas

Sering terjadi, mau apapun air mineralnya, biasanya orang tuh reflek ganti sebutan air mineral jadi gini “Ya udah bang, minumnya Aqua aja deh.” Saking melekatnya citra Aqua di benak masyarakat.

Baca juga :  "Kesuksesan Menghampiri Orang yang Bergerak"

Nah, perlu diketahui, sebelum bernama Aqua, dahulu Namanya yaitu Air Puritas (nama lain dari Pure Artesian Water). Lalu belakangan dirubah menggunakan nama Aqua karena cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit untuk diucapkan.

Nah, setelah akhirnya Aqua jadi terkenal nomor 1 paling populer di Indonesia sebagai air minum dalam kemasan yang telah disterilkan, mulai banyak perusahaan kompetitor yang juga memproduksi air mineral kemasan seperti Aqua dengan berbagai merk lain di pasaran.

Dan sampai saat ini, di era di mana air minum dalam kemasan itu sudah banyak macamnya, Aqua nggak berhenti dengan strategi promosinya meliputi bermacam campaign seperti “#Ada Aqua?” sampai “Temukan Indonesiamu”.

Lima, Wonderfull Indonesia, dulunya Pesona Indonesia

Upaya promosi pariwisata Indonesia dulunya menggunakan nama Branding Pesona Indonesia, yang mengandung janji bahwa Indonesia kaya dengan ketakjuban, dari segala aspek manusia maupun alamnya, yang mengusik kalbu dan menjanjikan pengalaman baru yang menyenangkan.

Masalahnya adalah kebanyak Wisatawan Mancanegara tidak faham arti kata “Pesona”. Maka kemudian Namanya ditambah menjadi Wonderfull Indonesia. Pesona indonesia, dibuat untuk konsumsi dalam negeri; sedangkan wonderful indonesia, dibuat untuk konsumsi dalam dan luar negeri.

Selain nama-nama besar di atas, ternyata di Batam ada juga :

Enam, Kampoeng Sawah Batam, kemarin namanya Jambu Madu Edu Farm

Agrowisata Jambu Madu Edufarm merupakan obyek wisata yang sedang viral di Batam dengan adanya edukasi agrowisata sawah.

Baca juga :  Masyarakat Diminta Waspada Investasi Keuntungan Besar

Terletak di Kawasan Agromarina BP Batam Temiang, di lokasi seluas kurang lebih 1 hektar ini terdapat area persawahan yang dilengkapi fasilitas edukasi yang cukup lengkap mengenai asal muasal makanan pokok orang Indonesia, yaitu nasi.

Seiring dengan meningkatnya animo kunjungan wisatawan ke Jambu Madu Eduram, obyek wisata ini melakukan rebranding nama menjadi Kampoeng Sawah Batam.

Pemilihan nama dilakukan Rudi Rukarjo Pengelola Jambu Madu Edufarm Batam menggandeng Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Batam, Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kepulauan Riau dan juga mengajak serta netizen.

Nama baru nya Kampoeng Sawah Batam dilauncing Jumat (23/4) di Kawasan Agromarina BP Batam Temiang Batam dengan pembukaan selubung nama secara Bersama-sama oleh Pak Parno Jambu Madu Edufarm Batam, Irfan Syakir Widyasa Ketua DPD PUTRI Kepulauan Riau, Rudi Hartono Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Kepulauan Riau dan Edy Sutrisno dari BTPB, dengan aba-aba dari Rudi Sukarjo.

Hadir pada acara launching antara lain jajaran pengurus PUTRI Kepulauan Riau Gari Dafit Semet Pengelola Ekowisata Mangruv Pandang Tak Jemu, Andre pengelola Ekowisata Hutan Mata Kucing, Suwarno pengelola Jetsky Adventure War-wir. Hadir juga Eko dan Soleh dari Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Kepulauan Riau yaitu , anak-anak Panti Asuhan Aini Tanjung Riau, perangkat RT/RW temian, tokoh masyarakat setempat dan Pengurus Masjid Nurul Anwar Sei Temiang. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed