by

Satgas Pengalihan Aset Akan Dibentuk

Batam (netrakepri.com) – Satuan Tugas (Satgas) pengalihan aset antara Pengusahaan (BP) Batam dan Pemerintah Kota Batam akan dibentuk guna menyelesaikan permasalahan yang sudah menahun antara kedua instansi pemerintah tersebut.

“Kami mendapatkan tugas untuk meningkatkan investasi. Sementara pak Wali mengurusi masalah kemasyarakatan,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Kamis (26/10/2017).

Ia menjelaskan beberapa aset yang akan diserahkan pihaknya yaitu Pasar Induk, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

“Akan kita serahkan secara bertahap. Termasuk pemukiman. Kami tidak ada kapasitas mengurusi pemukiman. Beliaulah (Wali Kota) secara tupoksinya,” jelas Lukita lagi.

Lukita menyatakan, semua aset yang diminta Pemkot Batam terlebih dahulu diajukan ke Ketua Dewan Kawasan dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Kita ingin mempercepat supaya bisa fokus mengelola kawasan industri dan agar para investor tertarik,” papar Lukita.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi tidak mau berkomentar banyak mengenai hal tersebut.

“Industri urusan beliau (Lukita) sepenuhnya. Saya tidak akan ikut campur. Urusan kemasyarakatan itu tugas kami,” ujar Rudi.

Diketahui, sebelumnya, Pemko Batam meminta agar Pasar Induk dapat mereka kelola dengan harapan para pedagang di Tos 3000 Jodoh bisa direlokasi sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di badan jalan. Sayangnya permintaan tersebut belum terealisasi hingga saat ini. Selain itu Pemko Batam juga sempat mengajukan permintaan agar Masjid Raya Batam dan TPA Punggur dialihkan ke mereka.(an/ant)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed