by

Seperti Apa Berusaha di Era Kebiasaan Baru?

Ada sejumlah tips berusaha bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di era kebiasaan baru seperti yang disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih. Pertama, perluasan cakupan bisnis melalui digitalisasi.

“Ini karena perubahan perilaku konsumen. Di mana dalam penggunaan berbagai transaksi lebih mengarah ke digitalisasi yang dianggap lebih efisien dan efektif,” ujar dia dalam webinar yang digagas oleh Bappenas, Selasa (8/9/2020).

Kedua, optimalisasi produk yang sudah ada. Diantaranya dengan melakukan inovasi untuk pengembangan produk hingga membuat terobosan produk baru yang juga menekankan pada peningkatan kualitas.

Baca juga :  Sudah 1.241 Warga Bengkong Jalani Rapid Test

Ketiga, beranggapan bahwa kondisi tidak akan kembali seperti semula. Imbasnya pelaku IKM akan terpacu untuk terus berinovasi dan tidak menyerah dengan kondisi yang ada.

“Apalagi jumlah IKM di Indonesia cukup banyak. Juga selama ini IKM telah berkontribusi pada penciptaaan lapangan kerja,” imbuh dia.

Keempat, melakukan perubahan model bisnis layaknya perusahaan besar. Penyesuaian model bisnis ini menekankan pada proses produksi yang ekektif dan berkualitas, serta proses pemasaran dengan memanfaatkan teknologi. “Ini bertujuan untuk mencakup pasar yang lebih luas,” terangnya.

Baca juga :  "Bentengi Anak dengan Agama"

Terlebih lagi, sambung Gati, Kementerian Perindustrian bersama kementerian/lembaga terkait telah meluncurkan berbagai program untuk menunjang pengembangan IKM di tengah pandemi ini. Diantaranya pelatihan dan seminar online bagi IKM.

“Total jumlah webinar yang telah diselenggarakan hingga saat ini mencapai 156. Sementara total peserta yang telah mengikuti webinar pelatihan ini hingga 13.871,” paparnya.

Baca juga :  KUA pun Akan Ada di Mall Publik Batam

Kemudian, restrukturisasi mesin/peralatan IKM yang tersebar di sejumlah daerah. Program Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) pasca pandemi Covid-19.

Terakhir, kampanye Program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang aktif digelar oleh berbagai kementerian/lembaga terkait. “Alhamdulillah, lewat BBI ini sudah ada 1,6 juta pelaku IKM dan UMKM yang sudah go digital. Kita harapkan jumlah ini terus meningkat kedepannya,” tegas dia.*

(sumber: liputan6.com)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed