by

Tarif PCR di Batam Jadi Rp525 Ribu

Berdasarkan surat edaran Kemenkes RI dan pemerintah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor : HK.02.02/I/2845/2021, tentang batas tarif tertinggi harga PCR, kini tarif pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Batam jadi Rp525 ribu.

Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, dr Afdhalun Hakim mengatakan, pihaknya sejak adanya surat edaran tersebut pihaknya langsung menyesuaikan batas tarif yang diatur dalam edaran itu.

“Sudah dari kemarin kita turun, sesuai dengan edaran Kemenkes RI. Dengan penurun biaya tersebut mempermudah masyarakat,” kata dr Afdhalun Hakim, Kamis (19/8/2021).

Baca juga :  "Jadikan Batam Sebagai Surga Belanja..."

Disampaikannya, untuk memberikan kemudahan layanan tes PCR itu kepada masyarakat, pihaknya sekarang menambah alat pemerikasaan sampel untuk mengantisipasi antrean.

Sehingga semua sampel tes PCR yang masuk dalam proses pemeriksaan di RSBP dapat terlayani tanpa harus mengantre lama.

“Satu hari sudah keluar hasilnya. Semua sudah terlayani dengan cepat. Jadi sekarang warga tidak perlu panik dan takut,” ungkapnya.

Sementara, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah juga menurunkan biaya harga tes PCR.

Baca juga :  Kepala BP Batam Serahkan Bingkisan Ramadhan

“Sesuai dengan surat edaran, kita sudah turunkan kemarin,” kata Direktur RSUD EF, Any Dewiyana seperti dilansir media online di Batam.

Hal yang sama juga diberlakukan di Rumah Sakit Soedarsono. Hal itu disebutkan disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Penunjang Medik RS. Soedarsono Darmosoewito Batam, dr. Mugia Ramadhan.

Menurutnya, pihaknya selalu menyesuaikan keputusan dari pemerintah, bahkan tidak hanya harga pemeriksaan PCR, tarif rapid Antigen di sana pun ikut diturunkan menjadi Rp 125 ribu.

Baca juga :  Rayakan Imlek, Hotel Golden View Gelar Senam Zumba

“Sebelumnya, di RS kami harga PCR Rp 850 ribu dan Antigen Rp 160 ribu. Jadi memang harga Antigen juga ikut turun,” imbuhnya.

Diketahui, Pemerintah pusat telah menetapkan batas tarif tertinggi pemeriksaan PCR termasuk pengambilan swab di Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 495 ribu.

Sedangkan untuk di luar Pulau Jawa dan Bali, tarifnya sebesar Rp 525 ribu. Melalui edaran tersebut, pemerintah pun meminta fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pemeriksa lain untuk memperhatikan hal-hal yang telah ditetapkan. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed