by

Uang SPP SMA, SMK, dan SLB Negeri di Kepri Akan Digratiskan 3 Bulan

Uang SPP SMA, SMK, dan SLB Negeri di Kepri akan digratiskan mulai April ini hingga tiga bulan ke depan. Demikian disampaikan
Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto. Kebijakan ini untuk meringankan beban masyarakat. Untuk itu, Plt Gubernur Kepri meminta Dinas Pendidikan menuntaskan teknisnya dan segera dilaksanakan.

“Kebijakan ini harus langsung dieksekusi. Kebijakan-kebijakan yang dibuat harus semakin meringankan masyarakat. Terlebih dalam kondisi saat ini,” kata Isdianto usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Wabah Covid19, di Rupatama, Dompak, Tanjungpinang, Ahad (5/4/2020).

Seperti dilansir media di Kepri, Isdianto mengatakan, dengan pembebasan pembiayaan SPP ini, di berpesan agar pelajar semakin fokus belajar di rumah. Aktivitas-aktivitas belajar baik tugas maupun googleclasroom tetap meningkatkan pengetahuan anak-anak. Pun mereka tidak perlu memikirkan harus membayar uang SPP tiap awal bulan hingga Juni nanti.

Malah dalam arahannya saat rakor tersebut, Isdianto pun fokus pada penanganan dampak ekonomi terutama agar dunia usaha daerah masing masing tetap hidup. Fokus itu antara lain pengadaan bahan pangan dan kebutuhan pokok dalam rangka menjaga ketahanan pangan daerah dan menekan dampak panic buying. Pemberian insentif berupa: pengurangan/pembebasan pajak daerah, perpanjangan waktu kewajiban perpajakan dan kewajiban pembayaran dana bergulir. Serta pemberian stimulus berupa penguatan modal usaha kepada pelaku UMKM dan mikro yang terkena langsung dampak ekonomi akibat Covid-19.

Sejak awal pun, Isdianto sudah merancang penyediaan Jaring Pengaman Sosial/Sosial Safety Net, yaitu Pemberian Hibah/Bansos dalam bentuk uang dan/atau barang kepada masyarakat yang terdampak atau memiliki resiko sosial seperti keluarga miskin, pekerja sektor informal/harian dan masyarakat lainnya yang memiliki resiko sosial akibat terdampak Covid-19.

Sebelumnya, Isdianto fokus membantu tenaga kesehatan yang menangani langsung pasien-pasien terdampak Covid19. Isdianto langsung memberikan insentif untuk dokter, perawat, dan tenaga penunjang lainnya. Bahkan sudah diserahkan secara simbolis. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed