by

Yakinkan Kepercayaan Wisatawan, Pelaku Pariwisata di Batam Siap Divaksin

Batam (netrakepri.com) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam mengumpulkan para pelaku, ketua asosiasi dan perhimpunan pariwisata yang berbasis di Kota Batam, pada, Senin (1/3/2021) lalu di Resto Tempat Makan, Batam Center.

Ardi Winata, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menegaskan, pertemuan dalam format santai itu sengaja dihelat tak semata jadi ajang duduk-duduk santai.

“Kita kumpulkan teman-teman di sini. Kurang lebih ada 20 asosiasi, himpunan atau perkumpulan pariwisata. Agendanya, kita akan mulai lakukan vaksinasi berjadwal ke pelaku atau industri pariwisata, mulai Rabu 3 Maret 2021 di Puskesmas Lubukbaja,” terangnya.

Baca juga :  PT Mustafa Mesindo Batam Flour Mills Produksi Tiga Jenis Tepung Terigu

Sebagai tahap awal, lanjutnya, vaksinasi dilakukan ke ketua-ketua asosiasi. Lalu bertahap akan menyasar seluruh anggota.”

Irfan Syakir Widyasa, Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kepulauan Riau yang turut diundang, menyambut baik rencana vaksinasi tahap pertama kepada para pelaku wisata Batam.

“Langkah ini sudah pas, sesuai dengan apa yang digariskan Kemenparkraf RI, bahwa pelaku wisata sebagai salah satu ujung tombak pariwisata terdepan mendapat perlindungan awal, setelah tenaga medis, ASN, dan para lansia.”

Irfan berpendapat, langkah ini patut didukung apalagi Batam memang membutuhkan vaksinasi dini untk mendapatkan kembali kepercayaan wisata mancanegara, bahwa Batam sudah siap menerima wisatawan, dengan baik, dan mengikuti standar CHSE.

Baca juga :  Toyota Berencana Bangun Kota Futuristik, Ini Rinciannya

Senada dengan Irfan, Edi Sutrisno, Direktur Eksekutif Batam Tourism and Promotion Board yang diminta Disbudpar mengkoordinasikan pertemuan para pelaku pariwisata, menggarisbawahi bahwa langkah yang dilakukan Disbudpar merupakan terobosan besar.

“Ini wujud aksi nyata pemerintah daerah di Batam. Salah satu bukti kalau mereka serius dan fokus mengurusi nasib para pihak yang menggantungkan hidup dari pariwisata yang sekarang masih terdampak pandemi,” urainya

“Saat ini, lanjutnya, vaksinasi memang mutlak dieksekusi sebagai bentuk upaya nyata membangkitkan pariwisata Batam. lewat kolaborasi yg kuat dan berkesinambungan, kita bisa perlahan bangkit. Apalagi kalau distribusi vaksinasi ini bisa berjalan cepat dan sesuai harapan,” pungkasnya

Baca juga :  Splash and Splatter, Alternatif Menjaga Kebugaran di Swiss-Belinn Batam

Hadir pada pertemuan para ketua asosiasi tingkat propinsi Kepulauan Riau dan tingkat Kota Batam, antara lain, Andika Lim (ASITA Kepri), Dosma Tobing (ASTINDO Kepri), M. Mansyur (PHRI Kepri), Irfan Syakir Widyasa (PUTRI Kepri), Abdi. H (HPI Kepri), Alfian (ASPI Kepri), Aldi (IPI Kepri), Yeyen (IHGMA Kepri), Peony (ASTI Kepri), Tian Nugraha (IVENDO Kepri), Deska (Pokdarwis Batam), Sahabudin (HHRMA), Sylvia Hilda (AKARI), Dona (ASPPI Kepri) Agustiar Abas (Perwara Batam). (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed